Senin, 05 Maret 2018

Semoga Lekas Sembuh!! Pemerintah Pantau Kesehatan Habibie di Jerman 2 Kali Sehari

Bruniq.com Jakarta – Pemerintah terus memantau perkembangan kondisi kesehatan Presiden ke-3 RI BJ Habibie yang tengah menjalani perawatan di Muenchen, Jerman. Komunikasi lewat pewakilan RI di Jerman terus dilakukan.
“Setiap hari berkomunikasi langsung dengan tim yang di Munchen sebanyak dua kali, yakni pas bangun (pagi) kemudian malam sebelum tidur, saya berkomunikasi lagi,” kata Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno LP Marsudi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (5/3).
Diakui Menlu, dirinya sempat berkomunikasi langsung dengan Habibie. “Saya juga sudah berkomunikasi langsung, baik dengan tim beliau (Habibie) maupun Pak Habibie langsung. Pak Habibie bercerita ia tetap dalam kondisi yang baik,” imbuhnya.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga senantiasa mengikuti perkembangan terkini seputar kondisi Habibie. Diketahui, Habibie didiagnosis mengalami kebocoran pada klep jantungnya.
Sekitar pukul 15.30 WIB, Minggu (4/3), Jokowi menghubungi Habibie dan berbincang sejenak. Demikian keterangan pers Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin.
Habibie menceritakan kepada Jokowi mengenai kondisinya. Melalui pembicaraan tersebut, Jokowi menyanggupi permintaan Habibie yang menginginkan adanya tim dokter kepresidenan dan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) untuk hadir di Jerman saat dilakukan tindakan medis. “Saya sudah berangkatkan (dalam proses) dari Indonesia untuk mendampingi,” kata Presiden dalam sambungan telepon tersebut.
Untuk mendampingi Habibie selama dilakukan tindakan medis, Prof. Dr. Lukman Hakim, SpPD-KKV, SpJP, Kger, seorang spesialis jantung dan pembuluh darah dari tim dokter kepresidenan diutus langsung untuk berangkat ke Jerman, termasuk beberapa anggota Paspampres.
Melalui menlu, Presiden Jokowi juga menginstruksikan kepada Duta Besar RI di Jerman untuk terus memantau kondisi Habibie dan memberikan laporan secara rutin. Jokowi memerintahkan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno untuk memastikan bahwa pemerintah mampu memberikan pelayanan terbaik dan menanggung seluruh biaya Habibie.
Hal tersebut sesuai Undang-Undang Nomor 7/1978 tentang Hak Keuangan/Administratif Presiden dan Wakil Presiden serta Bekas Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia.
Presiden Jokowi berharap agar Habibie dapat kembali beraktivitas seperti sedia kala. “Kita semua di Indonesia, seluruh rakyat Indonesia, mendoakan Bapak. Semoga segera sehat kembali, bisa beraktivitas dan kembali ke Indonesia,” demikian Jokowi.



Next article Next Post
Previous article Previous Post