Selasa, 06 Maret 2018

Novel: Muslim Cyber Army Itu Bela Agama dan Ulama

Bruniq.com- Penangkapan kelompok inti Muslim Cyber Army (MCA) menggegerkan masyarakat. Mereka dituduh menyebarkan berita bohong atau hoax dan konten ujaran kebencian kepada akun-akun di media sosial yang dianggap sebagai lawannya.
Menanggapi hal tersebut, Sekjen Front Pembela Islam (FPI) Novel Bamukmin menilai enam orang tersangka yang diringkus polisi adalah oknum yang mengatasnamakan MCA. Pasalnya anggota MCA sesungguhnya memiliki karakter baik dan tidak suka mengadu domba satu sama lain.
"MCA asli komando dari Allah langsung pasti berakhlaq dan tidak adu domba," ungkap Novel kepada JawaPos.com, Jumat (2/3).
Humas Presidium 212 ini menganggap, enam orang tersangka tersebut telah salah kaprah menyikapi fenomena MCA. Karena mereka bertindak di luar batas, dengan menyebarkan konten-konten kontroversi.
Menurut Novel MCA asli justru harusnya menentang penyebaran berita bohong maupun konten berbau ujaran kebencian. Anggota MCA sejatinya melakukan pembelaan terhadap agama dan ulamanya.
"Semua pengguna medsos yang menyebarkan kebenaran melawan hoax itulah MCA yang langsung memberikan pembelaan terhadap agama dan ulama," tegas Novel.
Novel menerangkan bahwa MCA sejatinya bukan merupakan sebuah organisasi berbeda dengan Saracen. Kelompok ini merupakan penggiat media sosial yang melakukan upaya pembelaan terhadap agama dan ulama.
"Karena MCA mana ada ketuanya, tidak terorganisir, tidak saling mengenal, tidak berkantor, tidak ada yang gaji tidak ada komando, semuanya bergerak sendiri sendiri," pungkas Novel.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Direktorat Cyber Crime Bareskrim Polri bersama Direktorat Keamanan Khusus Badan Intelejen Keamanan (Dit Kamsus BIK) melakukan penangkapan terhadap 6 orang tersangka, mereka diduga sebagai kelompok inti penyebar ujaran kebencian Muslin Cyber Army (MCA) yang tergabung dalam Whatsapp Group 'The Family MCA'.
Penangkapan ini dilakukan pada Senin (26/2) secara serentak di lima kota yaitu Jakarta, Bandung, Bali, Pangkal Pinang, dan Palu. Polisi saat ini tengah melakukan pengembangan kasus, diduga masih ada anggota inti lain yang belum berhasil ditangkap.

Sumber:https://www.jawapos.com/read/2018/03/02/192768/novel-muslim-cyber-army-itu-bela-agama-dan-ulama



Next article Next Post
Previous article Previous Post