Selasa, 06 Maret 2018

Kebijakan Tanah Abang Anies-Sandi Jadi Buah Simalakama. Baca Selengkapnya....

Bruniq.com- Wakil Gubernur DKI Jakarta tengah berencana membuka kembali Jalan Jatibaru, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Padahal penataan tahap satu itu baru saja dilakukan selama 3 bulan dan sudah membuat Pedagang bergembira karena boleh berjualan.
Ketua Pusat Kajian Kebijakan Publik Universitas Trisakti Jakarta Trubus Rahardiansyah menilai, rencana Pemprov DKI tersebut menunjukkan adanya inkonsistensi kebijakan atau mempermainkan kepentingan pedagang kaki lima (PKL).
"Artinya gubernur telah mempermainkan kepentingan masyarakat wong cilik, terutama pedagang kaki lima yang selama ini diberi kebebasan "angin surga" seluas-luasnya untuk menggunakan lahan Jalan Jatibaru untuk membuka lapak jualan," kata Trubus saat dihubungi JawaPos.com, Senin (5/3).
Kalau rencana tersebut dilaksanakan, kata dia, Anies-Sandi akan melukai hati dan perasaan PKL yang selama ini merasa dilindungi Pemprov DKI dalam menggelar lapak jualan mereka di badan jalan (trotoar).
Kebijakan Anies-Sandi itu, kata Trubus, menjadikan PKL sebagai tumbal politik demi pencitraan, yang mana nantinya bisa saja terjadi berontak kemudian melakukan perlawanan secara massif.
"Padahal masyarakat PKL sangat antausias, penuh semangat dan bahkan tak jarang ada sebagian PKL yang "mendewa-dewakan" sosok Anies-Sandi sebagai pemimpin yang melindungi wong cilik," ungkapnya.
Lanjut ditambahkannya, harapan para PKL untuk bisa berjualan selamanya di Jalan Jatibaru dapat dikatakan pupus
dan nasib mereka semakin tidak pasti. Dia pun menilai, kebijakan Anies-Sandi yang dikatakan untuk rakyat kecil telah gagal total.
"Kebijakan penataan Tanah Abang yang sebenarnya tinggal hanya melanjutkan Ahok-Djarot, tetapi karena ingin "tampil beda" akhirnya menjadi buah simalakama," pungkasnya.
Diwartakan sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih mencari alternatif untuk menampung para pedagang kaki lima (PKL) yang kini menggunakan Jalan Jatibaru, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Sebab dalam rencana jangka menengah, kemungkinan besar jalan tersebut akan dibuka kembali untuk kendaraan.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, terkait dengan pemindahan PKL sudah diantisipasi dengan tempat yang baru. Dia berjanji akan mengumumkan penataan kawasan Tanah Abang jangka menengah pada pekan depan.
"Kami sudah ada tempatnya yang dicanangkan. Nanti kita akan presentasekan," ujarnya di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Sabtu (3/3).



Next article Next Post
Previous article Previous Post