Sabtu, 10 Maret 2018

Baca Selengkapnya!! Ada 20 Nama Bakal Cawapres Jokowi, dari AHY Hingga Mahfud MD

Bruniq.com- Ketua DPP Bidang Kehormatan PDIP, Komarudin Watubun menyebutkan ada sekitar 20 nama bakal calon wakil presiden yang diprediksi mendampingi Joko Widodo di Pemilu 2019.

Nama-nama tersebut disebut merupakan daftar panjang (long list) dari tim penjaringan yang telah dibentuk Jokowi. Selain long list, nantinya ada pula daftar pendek (short list) hingga daftar prioritas (priorty list).



"Nama-nama yang dijaring ada dari TNI, Polri, politisi, profesional, saya kira semua itu mewakili," kata Komarudin saat dikonfirmasi, Jumat (9/3). 

Menurut Komarudin, wakil yang mendampingi Jokowi bakal menentukan pemerintahan di 2024. Meski tidak otomatis terpilih menjadi presiden, namun peluang itu disebut tetap terbuka.

"Kalau wakil-wakil dari segi semangat dan segi usia atau kapasitas dalam menjawab kedepannya itu bisa menjadi pertimbangan. Supaya pembangunan nasional bisa berkelanjutan, regenerasi bangsa bisa diwujudkan dalam kepemimpinan Pak Jokowi," katanya.

Dari 20 nama yang ada, kata Komarudin, disebut telah beredar di publik seperti Menteri Keuangan Sri Mulyani, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, mantan Panglima Jenderal Gatot Nurmantyo hingga Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

"Saya kira semua mungkin, politik itu kan bicara kemungkinan. Ada Gatot, AHY juga bisa masuk nama-nama itu. Bisa Mahfud MD, Moeldoko, Tito Karnavian, Budi Gunawan. Itu kan tokoh-tokoh yang disebutkan sekarang," ujarnya.

Presiden Joko Widodo sebelumnya disebut-sebut memiliki tim internal untuk menjaring calon wakil presiden yang bakal mendampinginya dalam proses Pilpres 2019.

Sekjen PPP Arsul Sani mengungkapkan tim itu terdiri dari para tokoh independen yang ditunjuk langsung oleh Jokowi.

"Hal yang saya tahu tim internalnya Pak Jokowi untuk jaring cawapres itu tokoh independen," ujar Arsul di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (8/3).

Arsul menerangkan tim internal Jokowi bekerja mengolah masukan cawapres yang diajukan oleh partai pendukung yang mendeklarasikan Jokowi sebagai capres. 

Masukan itu nantinya diolah dan hasilnya diserahkan kepada Jokowi untuk kemudian disimpulkan bersama partai politik pendukung.



Next article Next Post
Previous article Previous Post