Jumat, 16 Februari 2018

Woww!! Dana Kampanye Paslon Pilgub Sumut Diterima KPU, Djarot-Sihar Rp 100 Juta, Edy-Ijeck Rp 8 Miliar

Bruniq.com MEDAN - Dua pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut 2018-2023 telah menyerahkan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) Pilgub Sumut2018-2023.
Pasangan nomor urut satu, Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah, menyerahkan LADK senilai Rp 8 miliar. Sedangkan pasangan nomor urut dua, Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus, menyampaikan LADK senilai Rp Rp 100 juta.



"Kami sudah terima kemarin, ini sudah diumumkan di website KPU Sumut," kata Komisioner KPU Sumut Benget Silitonga, Kamis (15/2/2018).
Berdasarkan hasil rapat KPU Sumut, pasangan calon diberi batasan anggaran dana kampanye.
Anggaran maksimal untuk kampanye pasangan calon dipatok senilai Rp 83 miliar.
Hari pertama masa kampanye, pasangan Calon Gubernur Sumatera Utara dan Wakil Gubernur Sumatera Utara Djarot Saiful Hidayat dan Sihar Sitorus memilih berziarah ke makam pahlawan dan makam mantan Gubernur Sumatera Utara, Kamis (15/2/2018)
Djarot dan Sihar memulai ziarahnya di Makam Mantan Gubernur Sumatera Utara, Tengku Rizal Nurdin di Kompleks Pemakaman Masjid Raya Kota Medan. Keduanya juga melakukan jiarah ke makam keluarga-keluarga Sultan yang juga dimakamkan di kompleks Pemakaman Masjid Raya.
Setelah berziarah di lokasi Pemakaman Masjid Raya, Djarot dan Sihar pun menuju Makam Pahlawan di Jalan Sisingamangaraja. Di Makam Pahlawan, Djarot dan Sihar berziarah ke makam mantan Gubernur Sumut, Marahalim dan Raja Inal Siregar dan makam pahlawan-pahlawan yang tidak dikenal.
Ketua Tim Kampanye Pasangan Edy-Ijeck, Heri Utomo mengatakan, pasangan nomor urut satu itu mengisi pagi hari pertama kampanye dengan meninjau sejumlah pasar di Kota Medan.
Edy ke Pasar Petisah, sedangkan Ijeck ke Pasar MMTC Pancing.
"Kemudian nanti ada pembekalan persiapan debat mereka," kata Heri, Kamis (15/2/2018).
Sampai Kamis siang, Heri mengatakan pihaknya belum memeroleh jadwal kampanye dari KPU Sumut. Begitu pun dengan persetujuan bahan dan alat peraga kampanye.
"Karena jadwal dari KPU belum keluar sampai saat ini. Katanya hari ini keluar," kata Heri. 



Next article Next Post
Previous article Previous Post