Minggu, 25 Februari 2018

Margarito Angkat Suara Soal PK Ahok, Margarito Sebut Pengajuan Itu Tidak Salah Karena ...



Bruniq.com -  Pakar hukum Tata Negara Margarito Kamis mengatakan, terpidana kasus penodaan agama, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok berhak mengajukan peninjauan kembali (PK)  atas vonis dua tahun penjara yang dijatuhkan Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

Pasalnya, disebut Margarito, meski Ahok tidak banding atau kasasi, namun ia telah memenuhi syarat utama dalam pengajuan PK, yakni perkaranya sudah berkekuatan hukum tetap (inkracht).

"Tidak, tidak salah (Ahok ajukan PK). Karena syaratnya supaya orang bisa PK adalah putusannya sudah berkekuatan hukum tetap. Dan (perkara) Pak Ahok sudah (inkracht)," kata Margarito kepada NNC, Sabtu (24/2/2018) malam.

"Jadi tidak ada salah dengan pengajuan PK itu, walaupun Pak Ahok sendiri tidak mengajukan banding dan kasasi. Mengapa begitu, oleh karena untuk bisa PK syaratnya cuma satu, perkara itu sudah berkekuatan hukum tetap," tegasnya.

Dijelaskan Margarito, seorang terpidana mengajukan PK apabila ada bukti baru atau novum, kemudian keyakinan akan adanya kekhilafan hakim dalam memutuskan perkara.

"Kedua, dari segi formil, apakah ada bukti baru atau tidak. Bukti baru itu bisa berupa alat bukti baru atau barang bukti baru. Kemudian apakah Pak Ahok memiliki keyakinan atau fakta bahwa hakim salah dalam menerapkan hukum atau tidak," paparnya.

"Kalau hal-hal itu dimiliki oleh Pak Ahok dan perkaranya sudah berkekuatan hukum tetap, maka dia berhak mengajukan PK, tidak ada yang salah dengan PK itu. Syaratnya harus berkekuatan hukum tetap bukan soal banding dan kasasi.

Disarankan ...

Loading...

Next article Next Post
Previous article Previous Post