Senin, 22 Januari 2018

Tiba-Tiba Ada Pak Jokowi, Satu Mall Palembang Square Heboh



Bruniq.com - Presiden Joko Widodo melanjutkan kunjungan kerjanya dari Lampung menuju Provinsi Sumatra Selatan pada Minggu (21/1) petang.

Jokowi terbang menggunakan Helikopter Super Puma TNI AU. Setibanya, di Palembang, Presiden yang beken dengan panggilan Jokowi bukannya langsung beristirahat.

Dia malah mampir ke Palembang Square yang terletak di Jl Angkatan 45, Kota Palembang pada pukul 20.35 WIB. Presiden langsung disambut warga yang tengah berada di mal tersebut.

Banyak warga terkejut mengetahui kedatangan Presiden Ketujuh, tampak mereka sibuk menyiapkan telepon genggam untuk mengabadikan momen tersebut. Beberapa warga bahkan rebutan pengin foto bareng dengan suami Iriana.

Sambil berjalan menuju sebuah gerai yang berada di lantai dasar mal, Presiden bersalaman dan berswafoto dengan warga.

Setelah berada selama hampir 45 menit, dia meninggalkan mal tersebut untuk santap malam bersama rombongan di warung sop khas Jakarta, Bang Rio.

Saat berada di mal, Jokowi sempat ditawari peci oleh Hendrayanto, petugas dari 'Gallery Ikhwan'. “Pak ini ada produk sendiri dalam negeri nih,” ucap Hendrayanto kepada wartawan menceritakan bagaimana ia memberanikan menawarkan peci tersebut.

Hendrayanto meyakini jika Presiden akan mendorong produk dalam negeri untuk maju. Namun peci yang dibawanya tidak cukup.

Dia pun kembali ke tokonya untuk mengambil peci dengan ukuran yang lebih besar. Namun masih belum cukup juga. “Antar aja ke hotel langsung,” ucap Presiden kepada Hendrayanto.

Ketika Presiden tiba di hotel setelah santap malam, Hendrayanto memberikan peci tersebut. Tampak Presiden pun mencoba dan langsung mengenakannya.

Semula dia ingin memberikan peci tersebut sebagai hadiah. “Tapi, (ada yang mencegah), 'Jangan, Pak Jokowi enggak mau.' Ya sudah dibayar aja,” ucap Hendrayanto dengan tersenyum.

Hendrayanto menjelaskan bahwa peci yang dibeli Presiden adalah peci Turki dengan model yang cukup tinggi. “Kata beliau, 'Oh memang tinggi-tinggi ya?' ‘Ini memang khas kami.' Kalau yang pendek-pendek sudah biasa kan. Jadi ada ciri khas sendiri,” tutur Hendrayanto.



Next article Next Post
Previous article Previous Post