Kamis, 11 Januari 2018

Atas Perintah Sandiaga Uno, Pagar Pembatas Rumput di Monas Dicopot



Bruniq.com - Lapangan Monumen Nasional (Monas) sebentar lagi akan berubah. Pagar yang dulunya membatasi warga ke lapangan rumput sekarang telah dicabut.

"Iya kita sudah mulai (cabut)," kata Kepala Unit Pelaksana Tugas (UPT) Monas, Munjirin, saat dihubungi, Kamis (11/1/2018).

Munjirin menjelaskan alasan dicabutnya pagar karena beberapa pagar yang memang sudah rusak. Selain itu, hal tersebut juga untuk mengikuti arahan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno yang ingin mengubah suasana Monas menjadi taman.
"Di samping keadaannya sudah mulai rusak, sudah mulai patah, satu. Keduanya ya untuk mendukung ini menjadi park sebetulnya," terangnya.

Munjirin mengatakan proses pencopotan pagar saat ini mencapai 50 persen. "Baru 40 sampai 50 persen," sebutnya.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan akan mengubah konsep kawasan Monas seperti Central Park di New York atau Hyde Park di London. Nantinya pengunjung akan dapat menikmati Monas yang difungsikan sebagai taman.

"Jadi gini, polanya berubah bahwa selama ini adalah garden. Selama ini kita hanya bisa melihat. Dan kita nikmati dalam, dari tentunya sebagai pengunjung ke fungsinya sebagai park. Jadi kalau misalnya di beberapa kota besar lain kan ada kalau di New York ada Central Park, kalau di London ada Hyde Park," kata Sandi di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (3/1).

Konsep baru ini nantinya memungkinkan warga beraktivitas di atas rumput. Menurut Sandi, dengan begitu warga bisa melakukan berbagai aktivitas, seperti yoga, pilates, dan aerobik.

"Jadi akan terbentuk dengan sendirinya kalau misalnya kita buat kebijakan bahwa mereka ikut menjaga juga, bahwa setiap tempat terbuka hijau itu fungsinya betul-betul dioptimalkan dan bisa dinikmati oleh warga," ujarnya.


Disarankan ...

Loading...

Next article Next Post
Previous article Previous Post
 


ads here