Senin, 04 Desember 2017

Woww!! Jokowi Berpasangan Gatot Kontra Prabowo Anies Begini Jomblangnya Elektalibitasnya

Bruniq.com- Presiden Joko Widodo kembali dinanti untuk menjadi presiden pada periode 2019-2024.
Hal itu tercermin dalam survei Indo Barometer yang dirilis di Hotel Atlet Century Park, Jakarta, Minggu (3/12/2017).
Dalam survei tersebut, sebanyak 61,8 persen responden menginginkan Jokowi kembali menjadi presiden.
"Mayoritas publik, 61,8 persen, menginginkan Joko Widodo kembali menjadi Presiden untuk periode 2019-2024," ucap Direktur Eksekutif Indo Barometer Muhammad Qodari dalam paparannya.
"Yang tidak menginginkan kembali 23,6 persen. Dan yang tidak tahu atau tidak menjawab 14,7 persen," kata Qodari.
Sementara itu, elektabikitas Jokowi berada di angka 34,9 persen berdasarkan pertanyaan terbuka.
Namun, jika berdasarkan pertanyaan tertutup dan hanya dibatasi 16 capres, elektabilitas Jokowi naik menjadi 41,8 persen.
Sedangkan jika diajukan pertanyaan tertutup dan capres dibatasi enam nama, elektabilitas Jokowi meningkat menjadi 44,9 persen.
Selain itu, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto masih diprediksi menjadi pesaing utama Jokowi pada Pemilu 2019.

Berdasarkan pertanyaan terbuka, elektabilitas Prabowo berada di angka 12,1 persen. Jika didasarkan pada pertanyaan tertutup dan jumlah capres dibatasi 16 capres, elektabilitas Prabowo naik menjadi 13,6 persen.

Sedangkan jika jumlah capres dibatasi 6 nama, elektabilitas Prabowo naik tak signifikan menjadi 13,8 persen.

"Tren elektabilitas Joko Widodo sejak 2015-2017 perlahan semakin meningkat. Meski sempat melemah pada September 2015. Sementara elektabilitas Prabowo Subianto sejak 2015-2017 mengalami fluktuasi," ujar Qodari.

"(Prabowo) sempat naik pada September 2015 dan melemah pada Oktober 2016. Pada Maret 2017 sempat beranjak namun melemah kembali pada November 2017," tutur dia.

Survei Indo Barometer dilaksanakan pada 15-23 November 2017 di 34 provinsi di Indonesia. Jumlah sampel sebanyak 1.200 responden dengan margin of error sebesar 2,83 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
Survei ini menggunakan metode multistage random sampling.
Jika Jokowi kembali maju dalam Pilpres 2019, siapa pendamping yang difavoritkan pemilih?

Lembaga survei Indo Barometer merilis hasil survei untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Hasilnya, pasangan Presiden Joko Widodo ( Jokowi) dan Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY) meraih elektabilitas tertinggi jika dipasangkan. 

Duet Jokowi dan putra sulung Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut memiliki nilai elektabilitas sebesar 48,6 persen. 

Sementara itu, elektabilitas Jokowi menjadi paling kecil jika dipasangkan dengan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal (Pol) Budi Gunawan yakni 41,2 persen.
Namun, berdasarkan survei tersebut, elektabilitas Jokowi tidak pernah dibawah 41 persen saat dipasangkan dengan sejumlah nama. 

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sewaktu masih berkarir sebagai anggota TNI. (INSTAGRAM/agusyudhoyono)
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sewaktu masih berkarir sebagai anggota TNI. (INSTAGRAM/agusyudhoyono) (INSTAGRAM/agusyudhoyono)

Misalnya, dengan Kapolri Jenderal (Pol) Titi Karnavian, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, hingga mantan Panglima TNI Jenderal (purn) Moeldoko.

"Jika dipasangkan dengan Gatot Nurmantyo elektabilitas Jokowi 47,9 persen kontra pasangan calon Prabowo Subianto-Anies Baswedan dengan elektabilitas 19,4 persen," kata Qodari.

AHY bahkan menjadi cawapres dengan elektabilitas paling tinggi dalam survei Indo Barometer, yakni 17,1 persen, disusul dengan Gatot Nurmantyo di angka 15,9 persen.

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo (AP)

"Dan berdasarkan survei, ada lima syarat utama cawapres Jokowi yakni dari militer, berpengalaman dalam pemerintahan, dekat dengan rakyat, menguasai dunia internasional, dan pintar secara intelektual," lanjut Qodari.
Survei Indo Barometer dilaksanakan pada 15-23 November 2017 di 34 Provinsi di Indonesia. Jumlah sampel sebanyak 1.200 responden dengan margin of error sebesar 2,83 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
Survei ini menggunakan metode multisrage random sampling.

Joko Widodo memiliki elektabilitas sebesar 53,2% sementara Prabowo Subianto memiliki elektabilitas sebesar 33,0%.(Kompas TV)
RAKHMAT NUR HAKIM
Artikel ini sudah tayang di kompas.com berjudul: Survei Indo Barometer, 61,8 Persen Ingin Jokowi Kembali Jadi Presiden
Next article Next Post
Previous article Previous Post