Senin, 04 Desember 2017

Woow!! Keterangan Empat Saksi Ahli Ini Beratkan Ahmad Dhani

Bruniq.com Jakarta - Polisi mendatangkan 11 saksi sebelum menetapkan musikus Ahmad Dhanisebagai tersangka ujaran kebencian berbasis SARA via Twitter.

Dari 11 saksi tersebut empat di antaranya adalah saksi ahli yang memperkuat penetapan Dhani menjadi tersangka. Maka polisi juga telah mengantongi tiga alat bukti untuk menjerat Ahmad Dhani.

"Empat saksi ahli menguatkan ada unsur pidana," kata Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Iwan Kurniawan pada Minggu, 3 Desember 2017.
Penetapan Dhani menjadi tersangka dilakukan setelah polisi melakukan gelar perkara pada 23 November 2017. Kemudian apda Selasa, 29 November 2017, polisi menyatakan telah menjadikan pendiri band Dewa 19 tersebut sebagai tersangka.

Pengusutan didahului laporan Pendiri Basuki Tjahaja Purnama (BTP) Network, Jack Lapian ke polisi pada Kamis, 9 Maret 2017. Dia merujuk pada beberapa unggahan  akun @AHMADDHANIPRAST di Twitter yang dinilai menyebarkan kebencian berbasis suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) menjelang Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta 2017 putaran kedua.

Menurut Jack Lapian, beberapa kicauan Ahmad Dhani di Twitter yang menjadi barang bukti yang menujukkan bahwa frasa "penista agama" ditujukan kepada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Jack mencontohkan tweet pada 7 Februari 2017 berbunyi, “Yang menistakan agama si Ahok...yang diadili KH. Ma'ruf Amin... -ADP.”

Iwan menerangkan, keempat saksi ahli yang didatangkan polisi untuk menelisik dugaan tindak pidana yang dilakukan Ahmad Dhani via Twitter, yakni ahli bahasa, pidana, antropologi, dan informasi transaksi elektronik.
Iwan memastikan proses hukum kasus ujaran kebencian via Twitter yang diduga dilakukan Ahmad Dhani akan sampai ke persidangan di pengadilan. "Sekarang sedang pemberkasan."
Next article Next Post
Previous article Previous Post