Senin, 04 Desember 2017

TERUNGKAP!! Ini Kronologi Geng Rawa Lele 212 Keroyok Dua Anggota Polisi

Bruniq.com - Sejumlah anggota geng Rawa Lele 212 mengeroyok dua anggota polisi di Jalan Celepuk 1, Kelurahan Jati Makmur, Kecamatan Pondok Gede pada Minggu (3/12) sekira pukul 03.15 WIB.


Dua anggota Polsek Pondok Gede yang dikeroyok itu adalah Kepala Subsektor Jatibening Inspektur Satu Panjang dan anggota Sabhara Polsek Pondok Gede  Brigadir Kepala Slamet Aji.


Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono mengatakan insiden pengeroyokan terjadi saat kedua polisi mendatangi lokasi untuk melerai tawuran antarwarga.



Polisi kini telah menangkap 10 anggota Rawa Lele 212 atas insiden tersebut.


"Saat ini jumlahnya sudah 10 orang yang kami amankan. Seluruhnya dari Rawa Lele 212," kata Argo di Markas Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (4/12).




Argo menerangkan, kejadian bermula saat sekitar 40 orang laki-laki anggota Rawa Lele 212 merayakan ulang tahun dengan berkumpul, makan dan meminum minuman keras jenis GG. Setelah mabuk, mereka kemudian mencari geng lain untuk dijadikan musuh tawuran.

Pada saat bersamaan, Panjang dan Slamet yang sedang patroli di sekitar lokasi mencoba membubarkan aktivitas Rawa Lele 212. Namun sejumlah anggota geng malah mengejar dan menyerang Panjang dan Slamet menggunakan senjata tajam dan melempari dengan batako, secara tiba-tiba.

Menyikapi peristiwa ini, Polsek Pondok Gede langsung bergerak dan mengamankan 10 anggota geng Rawa Lele 212, yakni FAP (20), I (20), AS (16), H (20), AO (20), RR (14), I (16), FM (21), IOM (17), dan DA (22).

Argo mengatakan, kesepuluh orang tersebut memiliki peran yang berbeda-beda saat insiden terjadi.

"Ada yang membacok lengan Slamet, melempar dengan menggunakan batu batako, menimpuk menggunakan batu dan memukul menggunakan tangan kosong, merekam video penganiayaan, menjaga motor rekannya, serta membawa celurit," ujarnya.

Akibat tindakan geng Rawa Lele 212, Panjang mengalami luka sobek pada bagian bibir atas, lecet di lutut, dan lecet di pipi kanan. 



Sedangkan Slamet mengalami luka sobek pada lutut kaki sebelah kiri, betis kaki sebelah kiri, telapak tangan sebelah kanan, perut dan lengan tangan sebelah kanan akibat benda tajam. 


"Keduanya sedang dirawat di Rumah Sakit Polri Kramat Jati dan kasus tersebut masih ditangani oleh Polsek Pondok Gede," tuturnya.


Polres Metro Bekasi Kota dan Polsek Pondok Gede saat ini masih melakukan pengembangan guna mencari pelaku pengeroyokan serta pembacokan yang belum tertangkap sampai saat ini.

"Untuk para pelaku pembacokan lainya saat ini sedang dalam pengejaran oleh team gabungan anggota Polsek dan Polres," ucap Argo.
Next article Next Post
Previous article Previous Post