Rabu, 13 Desember 2017

Tersangka Pornografi Firza Husein ke Balai Kota Mau Bertemu Anies, Ada Apa?

Bruniq.com - Tersangka dalam kasus konten pornografi pada percakapan via WhatsApp, Firza Husein, datang ke Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (13/12/2017).
Firza membawa berkas-berkas dan mendatangi tempat pengaduan warga di pendopo.
Firza tidak lama berada di tempat pengaduan. Setelah itu, dia langsung bergegas menuju mobilnya. Saat ditanya, Firza hanya menjawab singkat tentang tujuannya datang ke Balai Kota.
"Mau urus audiensi dengan Gubernur," ujar Firza terburu-buru.


–– ADVERTISEMENT ––


Firza mengatakan, dia mengurus audiensi ormas. Namun, dia tidak mau menjelaskan mengenai ormas yang dimaksud. 

"Cukup ya. Saya bukan artis jangan difoto,” ujar Firza.
Namun Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak tahu bahwa Firza Husein datang ke Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (13/12/2017). 
"Oh ya? Enggak tahu saya malah," kata Anies di Jalan Rasuna Said, Rabu sore.
Pegawai Pemprov DKI yang melayani aduan Firza juga tidak mau menjelaskan mengenai aduan Firza.
Polda Metro Jaya menetapkan Firza Husein sebagai tersangka dalam kasus konten pornografi pada percakapan via WhatsApp yang diduga melibatkan Firza dan Rizieq Shihab.
Dalam kasus ini, Firza dijerat Pasal 4 Ayat 1 juncto Pasal 29 dan atau Pasal 6 juncto Pasal 32 dan atau Pasal 8 juncto Pasal 34 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara.

Firza Husein tiba di Krimsus, Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (16/5/2017) silam. Hari ini Firza kembali mendatangi kantor polisi. (KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG)
Firza Husein tiba di Krimsus, Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (16/5/2017) silam. Hari ini Firza kembali mendatangi kantor polisi.

Namun Jaksa peneliti pada Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta menganggap berkas perkara kasus percakapan via WhatsAppyang mengandung konten pornografi yang diduga melibatkan Firza Husein dan Rizieq Shihab, belum lengkap.
Menurut Jaksa Agung Muda Pidana Umum Noor Rachmat, masih ada beberapa syarat yang belum terpenuhi dalam berkas tersebut.
"Dari hasil ekspos disimpulkan, intinya bahwa berkas perkara yang sudah diteliti jaksa masih belum sempurna untuk dibawa ke pengadilan," ujar Noor di Kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (7/6/2017).
Gelar perkara dilakukan selama dua jam di Kantor Jampidum.
Turut hadir dalam gelar perkara tersebut penyidik Polda Metro Jaya dan jajaran Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.
Noor mengatakan, secara umum berkas perkara itu sudah memadai. Akan tetapi, ada beberapa hal yang perlu diperbaiki.
"Secara lengkap tim peneliti akan membuat petunjuk ke penyidik dalam bentuk P19," kata Noor.
Kekurangan yang dimaksud meliputi aspek material dan formal. Namun, Noor enggan menjelaskan detil apa saja materi yang kurang. 
"Itu rahasia peneliti karena akan berpengaruh ke hasil penyidikan " kata Noor.
Polisi menetapkan Rizieq dan Firza sebagai tersangka dalam kasus percakapan via WhatsApp berkonten pornografi yang diduga melibatkan keduanya.
Firza ditetapkan sebagai tersangka setelah diperiksa penyidik pada 16 Mei 2017.
Adapun Rizieq ditetapkan tersangka pada 29 Mei 2017.
Rizieq ditetapkan sebagai tersangka meski ia belum pernah diperiksa dalam kasus ini. Saat ini, Rizieq dinyatakan sebagai buron.
Berdasarkan data terakhir yang dimiliki polisi, Rizieq berada di Arab Saudi.

Disarankan ...

Loading...

Next article Next Post
Previous article Previous Post