Rabu, 06 Desember 2017

TEGAS!! Ini Alasan Jokowi Marah Terkait Hal Ini...

Bruniq.com BOGOR - ‎Presiden Joko Widodo ‎bersuara meninggi saat mengungkapkan anggaran pemulangan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) oleh Kementerian Ketenagakerjaan mencapai Rp 3 miliar.

Kemarahan Jokowi tersebut terjadi saat penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018 kepada semua kementerian/lembaga dan gubernur se Indonesia di Istana Bogor, Rabu (6/12/2017).
"Pemulangan TKI, anggarannya Rp 3 miliar, biaya pemulangan Rp 500 juta, yang Rp 2,5 miliar justru untuk rapat dalam kantor, rapat luar kantor, rapat koordinasi, perjalanan daerah, ATK (alat tulis kantor), dan lain-lainnya, ini tidak bisa," ujar Jokowi.
‎Menurut Jokowi, model perencanaan anggaran tersebut banyak terjadi di kementerian/lembaga dan daerah di seluruh Indonesia.

Dimana belanja dukungan dialokasikan 90 persen dan belanja intinya hanya di kisaran 10 persen sampai 20 persen.
"Coba lihat RKA (rencana kerja anggaran) kalau tidak percaya, hampir 90 persen kita seperti ini, modal seperti ini harus dihentikan, ini sudah diubah semua di Kemenaker," tutur Jokowi.

Agar tidak terulang hal seperti itu, Jokowi meminta semua kementerian/lembaga dan daerah ‎dalam menyusun RKA untuk fokus kepada kegiatan inti, bukan anggaran kegiatan pendukung yang menjadi mayoritas.
‎"Kalau menteri-menterinya mengerti manajemen keuangan, mestinya ini diubah, gubernur mengerti, walikota mengerti mestinya ini diubah," ucap Jokowi.
Next article Next Post
Previous article Previous Post