Senin, 11 Desember 2017

TAMPARAN KERAS!! Tak Lagi Unggah Video Rapim di YouTube, Pengamat Nilai Anies-Sandi Begini.....

Bruniq.com GAMBIR - Trubus Rahadiansyah, Pengamat Kebijakan Publik dari Universitas Trisakti, menilai Anies Baswedan-Sandiaga Uno sebagai pemimpin yang tak suka berdemokrasi dan cenderung lebay.


Trubus berpendapat demikian, setelah Anies-Sandi memilih tak lagi mengunggah video rapat pimpinan (Rapim) ke YouTube.

Terkait sikap lebay, kata Trubus, terlihat dari alasan yang terlalu dibuat-buat dan dicari oleh Anies-Sandi soal tak mau mengunggah video Rapim ke YouTube.

"Itu kan alasannya karena banyaknya 'meme' video Rapim yang dikhawatirkan memecah belah warga Jakarta. Terlalu berlebihan alasan itu. 'Meme' itu kan hanya ekses, dan itu normal saja dalam negara demokrasi," tutur Trubus.

Trubus justru berpendapat hal itu ada kaitannya dengan menjaga elektabilitas dan sosok positif Anies Baswedan, yang kelihatannya mau mendampingi Prabowo Subianto di Pilpres 2019.

Menurut Trubus, Anies-Sandi sudah melenceng jauh dari kepemimpinan yang menjunjung tinggi good governance.

"Salah satu unsur dari good governance adalah adanya open government," kata Trubus.

Salah satu bentuk paling riil dari open government adalah mengunggah video Rapim ke YouTube, sehingga membuat masyarakat menjadi tahu kebijakan yang tengah direncanakan, akan dijalankan, maupun yang batal dikerjakan.

"Kalau begini kan jadi tertutup semuanya. Dia tak mau ada feedback dari masyarakat. Padahal, Medsos itu feedback yang cukup efektif. Soal ada komentar negatif ya tak masalah, itu hanya ekses kecil," ulas Trubus.

Kini Anies-Sandi mengatur secara ketat terkait video rapim. Mereka yang menginginkan video itu mesti bersurat ke Pemprov DKI untuk mendapatkannya. Padahal di era Ahok, video itu bisa dilihat langsung di akun Youtube Pemprov DKI secara lengkap tanpa editing.


Disarankan ...

Loading...

Next article Next Post
Previous article Previous Post
 


ads here