Senin, 11 Desember 2017

OKE OCE!! Jakarta Terendam Banjir, Sandi Sebut Berkah: Bisa Untuk 10 Tahun Kebutuhan Air....

Bruniq.com KUNINGAN - Hujan deras yang menerjang Jakarta mengakibatkan banjir di beberapa titik, seperti salah satunya Jalan Rasuna Said.

Seperti yang tertera dalam akun Twitter TMC Polda Metro Jaya @TMCPoldaMetro, dijelaskan bahwa lalu lintas padat dikarenakan bajir yang cukup tinggi.

"14.37 Banjir sepanjang jalan Rasuna Said Kuningan, situasi lalu lintas terpantau padat @lilonard," ujar akun Twitter @TMCPoldaMetro yang men-Tweet ulang dari warganet @lilolanard.


Dalam tweet tersebut juga disertakan video yang menunjukan banjir tersebut hingga sepinggang orang dewasa dan merendam beberapa mobil yang lewat hingga rodanya tidak terlihat lagi oleh banjir.

Sementara itu Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, mengatakan jika sistem pengelolaan air hujan baik maka air hujan justru akan menjadi berkah dan banjir bisa diatasi.

Jika air hujan ditampung maka dapat memenuhi kebutuhan air bersih warga Jakarta.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, di Lapangan Medan Merdeka Selatan, Monas, Jakarta Pusat, Jumat (1/12/2017).
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, di Lapangan Medan Merdeka Selatan, Monas, Jakarta Pusat, Jumat (1/12/2017). 

"Kalau air hujan kita tampung, kebutuhan air Jakarta 10 tahun ke depan bisa tertangani. Tapi kita enggak punya sistem ini," katanya di Gedung Balai Kota DKI Jakarta, Senin (11/12) sore.

Karena itulah, pihaknya secara perlahan mulai melakukan persiapan seperti menyiapkan anggaran sebesar Rp 50 triliun sampai Rp 100 triliun untuk pengadaan air minum dan pengelolaan air limbah ini.

Dia berdalih, banjir yang melanda wilayahnya hari ini akibat anomali cuaca.

Sejak hujan turun, Sandi mengaku terus memantau melalui aplikasi Jakarta Smart City. "Saya sudah punya pemantau banjir," kata dia.
Waga Tebet Ngeluh

Hujan disertai angin kencang yang melanda kawasan Jakarta sejak Senin (11/12/2017) siang hingga sore, mengakibatkan pohon tumbang, dahan pohon patah, genangan, banjir, serta kemacetan di beberapa titik.

Badan Penanggulangan Bencana Provinsi (BPBD) DKI Jakarta melaui akun twitternya memberitakan, hujan disertai angin kencang dan kilat serta petir ini, memiliki intensitas sedang hingga lebat, yang dimulai dari pukul 14.00, dan diprediksi terus terjadi hingga pukul 17.30.

Masih berdasarkan akun twitter BPBD DKI Jakarta, beberapa wilayah yang diguyur hujan di antaranya Tanah Abang, Menteng, Senen, Johar Baru, Cempaka Putih, Cakung, Pulogadung, Jatinegara, Duren Sawit, Kramatjati, Pasar Rebo, Ciracas, Cipayung, Pasar Minggu, Pancoran, tebet, Setiabudi, Mampang, Kebayoran, Cilandak, dan Pesanggrahan.

Hujan diprediksi bisa meluas ke daerah lainnya seperti Kemayoran, sawah Besar, Gambir, dan wilayah lainnya. Berdasarkan Pantauan Warta Kota, salah satu kejadian dahan pohon patah terdapat di Taman Honda, Tebet, Jakarta Selatan.

"Sekitar pukul dua siang, bukan tumbang, tapi cuma dahan pohon patah aja. Tadi sempat macet tapi sudah kita tangani," kata Sugeng, personel PPSU Kelurahan Tebet Timur.

Kejadian dahan pohon patah juga terjadi di Jalan Minangkabau, Pasar Manggis, Setiabudi, Jakarta Selatan. Saat Warta Kota tiba di lokasi sekitar pukul 15.00, personil PPSU Kelurahan Pasar Manggis yang ada di tempat kejadian hanya dua orang, dan belum tertangani.

"Temen-temen belum pada tiba, baru berdua aja. Tunggu tim dulu baru dibereskan," kata Arik, personel PPSU Pasar Panggis.

Dahan pohon yang tumbang di Jalan Minangkabau ini tidak mengakibatkan kemacetan di sekitarnya, karena volume kendaraan yang melewati jalan tersebut saat itu sedang sedikit.

Selain dahan pohon patah, hujan deras disertai angin kencang juga mengakibatkan banjir di depan Casablanca Mansion, Jalan Casablanca, Tebet, Jakarta Selatan. Ketinggian air berkisar antara 30 sampai 50 sentimeter.

Genangan tersebut sudah berangsur-angsur surut. Genangan tersebut sampai masuk ke rumah salah satu warga bernama Yanti.

"Dulu zaman Ahok enggak banjir sampai masuk ke rumah begini. Ganti gubernur malah jadi banjir," ucap Yanti kesal.

Akibat tingginya genangan air, arus lalu lintas dari Jalan KH Abdullah Syafei menuju Jalan Casablanca sempat ditutup sementara.

Selain di titik-titik yang menjadi pantauan Warta Kota, kejadian pohon tumbang atau dahan pohon patah juga terjadi di wilayah lainnya seperti di depan Hotel Mulia, Senayan, di depan Stasiun Karet, Palmerah, dan masih banyak lagi. Informasi ini disebarluaskan melalui akun twitter BPBD DKI Jakarta. (M-14/M-15)

Disarankan ...

Loading...

Next article Next Post
Previous article Previous Post