Rabu, 20 Desember 2017

Mengejutkan!! Gara-gara Ini, Kantor Anies-Sandi Sampai Camat dan Lurah Terancam Tanpa Internet

Bruniq.com GAMBIR - Jaringan internet di kantor Anies Baswedan-Sandiaga Uno di Balai Kota DKI Jakarta, bakal diputus provider pada Januari 2018 mendatang.
Berdasarkan informasi, Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa Pemprov DKI (BPPBJ DKI) belum melelang penyedia jasa internet dan selular untuk Balai Kota DKI dan di seluruh SKPD sampai kantor camat dan lurah, sampai pertengahan Desember 2017.
Padahal, kontrak penyedia jasa lama habis pada Desember ini. Sehingga, awal Januari 2018 tak ada provider baru yang berkontrak dengan Pemprov, SKPD, maupun luran dan camat.
Akibatnya, jaringan internet di seluruh jajaran Pemprov DKI terancam mati pada Januari 2018 mendatang. BPPBJ DKI memang sama sekali tak melakukan lelang dini pada tahun ini.
Hal itu berbeda dengan tahun 2016 atau era Ahok, di mana lelang dini berhasil melelang proyek sampai Rp 14 triliun. Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik menyebut apa yang dilakukan BPPBJ DKI merupakan kesalahan sepele tapi fatal akibatnya. Sebab, berkaitan dengan terganggunya pelayanan maksimal ke warga Jakarta.
"Seharusnya kan setelah KUA-PPAS jadi Bulan November kemarin, sudah bisa lelang dini itu BPPBJ DKI," ucap Taufik.

Taufik menjamin lelang dini tak akan menjadi masalah, asalkan kepala BPPBJ DKI menjalani prosedur yang benar.
Ketua Komisi E DPRD DKI Syahrial mengaku ada perbedaan kebijakan pemimpin, dan bawahan masih takut-takut untuk melakukan lelang dini di era Anies-Sandi.
"Kalau zaman Ahok kan dulu KUA-PPAS jadi langsung dilakukan lelang dini. Kalau di era sekarang masih hati-hati sebab pemimpin baru," tutur Syahrial.

Pihak BPPBJ DKI menginginkan Perda APBD 2018 sah dulu, baru mulai lelang, agar tak terjadi masalah.
"Nanti yang akan kita evaluasi adalah masa kontrak penyedia. Sekarang rata-rata habis di Bulan Desember. Seharusnya Februari lah habisnya," ucap Syahrial.

Disarankan ...

Loading...

Next article Next Post
Previous article Previous Post