Senin, 04 Desember 2017

MEMBANGGAKAN!! Jokowi Posting Progres Pembangunan PLTB Sidrap, Netizen: Terima Kasih Pak Jokowi, Keren!


Bruniq.com- Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mengupload progres pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Sidrap, di akun Facebook resminya, Sabtu (2/12/2017).
Dalam postingannya, Jokowi menjelaskan di perbukitan Pabbaresseng, Desa Mattirotasi dan Lainungan, Kecamatan Watang Pulu, Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel), tengah dibangun PLTB pertama di Indonesia.
"Di pebukitan itu sedang dibangun 30 kincir angin yang masing-masing menggerakkan turbin berkapasitas 2,5 megawatt, atau 75 MW untuk 30 turbin," tulis Jokowi.
Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut, menyebut PLTB Sidrap nantinya mengalirkan listrik ke sekitar 80.000 rumah tangga pelanggan 900 VA.
PLTB ini akan menjadikan Indonesia sebagai satu dari sedikit negara di Asia yang mempunyai pembangkit bertenaga angin, seperti Jepang, China, dan Korea.
Postingan orang nomor satu di Indonesia itu telah mendapat 140 ribu like, 17 ribu komentar, dan 19 ribu kali dibagikan oleh warganet.
Sekadar diketahui, PT UPC Sidrap Bayu Energi selaku pelaksana proyek tengah menggenjot pengerjaan PLTB Sidrap. 
Pantauan TribunSidrap.com sudah 30 tower dan 10 turbin telah terpasang kokoh di perbukitan daerah berjuluk Bumi Nene Mallomo tersebut.
Berikut postingan Presiden Joko Widodo pada akun Facebook-nya yang terverifikasi. 
"Puluhan tiang berwarna putih berjajar di punggung pebukitan Desa Mattirotasi dan Desa Lainungan, Watangpulu, Kabupaten Sidenreng Rappang, nun di pelosok tengah Sulawesi Selatan, sekitar 200 kilometer dari Makassar. Tiang-tiang itu begitu menonjol, berukuran raksasa: tingginya 80 meter. Pada sebagian tiang menara baja itu, di ujungnya sudah terpasang baling-baling besar, garis tengahnya 57 meter, sehingga total tingginya mencapai 137 meter."
"Ya, inilah tiang-tiang kincir angin raksasa Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) pertama di Indonesia. Di pebukitan itu sedang dibangun 30 kincir angin yang masing-masing menggerakkan turbin berkapasitas 2,5 megawatt, atau 75 MW untuk 30 turbin."

"Kawasan perbukitan Sidrap memiliki potensi angin yang bagus, dengan perkiraan kecepatan angin berkisar tujuh meter per detik yang cocok untuk kebutuhan menggerakkan baling-baling PLTB."

"Dibangun sejak bulan April 2016 oleh PT UPC Sidrap Bayu Energi dengan investasi senilai USD150 juta, PLTB ini nantinya akan beroperasi secara komersial. Bila telah rampung tahun depan, PLTB Sidrap sanggup mengalirkan listrik ke sekitar 80.000 rumah tangga pelanggan 900 VA."

"PLTB ini akan menjadikan Indonesia sebagai satu dari sedikit negara di Asia yang mempunyai pembangkit bertenaga angin, seperti Jepang, China, dan Korea." 

"Selain PLTB Sidrap, kita juga tengah membangun PLTB Jeneponto, juga di Sulawesi Selatan yang melibatkan investor dari Denmark."

"Potensi energi angin di negara ini 60,6 GW. Pemerintah mendorong adanya penggunaan energi baru terbarukan dari air, panas bumi, ataupun angin."

Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Sidrap I, Sulawesi Selatan
Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Sidrap I, Sulsel (Facebook/Presiden Joko Widodo/ESDM)

Reaksi netizen: 
Rahman Papua: Pak Jokowi layak dijuluki bapak pembangunan. Terus berkarya pak, semoga sehat selalu dan terus diberikan kekuatan serta kesabaran utk menghadapi mereka yg selalu nyinyir dgn capaian pembangunan di bawah kepemimpinan bapak.
Sepyan HastaAlhamdudillah ada pemerataan pembangunan trima ksih Pak Jokowi Presiden Indonesia
Muhammad ZairilKeren, pak Haji.....Teruskan membangun pembangkit listrik baru...Karena di masa depan kebutuhan terhadap listrik akan berlipat ganda.
Imam WibawaBila Ingin Lihat Eropa Indonesia Datanglah Ketempat Kami Di Sidrap Makassar..Melihat Kincir Angin Di Atas Pegunungan Seperti Di Belanda..Makasih Pak Jokowi.
Rusli Saldy: Semoga berjalan dgn lancar dan hasilnya dpt dinikmati bersama, utamanya buat warga Sidrap...Maju terus dunia Konstruksi. Tks tuk 01 dan 02 RI..
Yoga Pratama: Banyak yang komentar miring dgn kinerja bapak presidenku. apa yang dilakukan beliau sudah sangat luar biasa .itulah sebagian rakyat Indonesia orang jujur saja banyak yang membenci. Semangat terus pakde sya hanya rakyat biasa yang tidak bisa membantu banyak.hanya bisa bantu untuk tidak membuat ke gaduhan di negara yang kita cintai bersama ini.
Akan Beroperasi Mulai Januari 2018
Pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB) Sidrap I berkapasitas 75 megawatt (MW) dijadwalkan beroperasi penuh pada akhir Januari 2018.
Dikutip dari INDUSTRY.co.id  Chief Environmental Officer UPC Renewables, Kevin Dobson mengatakan, PLTB Sidrap menelan investasi sebesar US$150 miliar atau setara Rp2,02 triliun.

“Kita mulai commissioning pertengahan Desember, diharapkan akhir Januari 2018 bisa beroperasi penuh. Saat ini sedang musim hujan, jadi sangat berpengaruh,” kata Kevin di Jakarta, Kamis (30/11/2017).

PLTB Sidrap diharapkan dapat menambah pasokan listrik di wilayah Sulselrabar. Saat ini, kondisi kelistrikan wilayah Sulselrabar mencapai 1.250 MW dan beban puncak mencapai 1.050 MW.

Proyek PLTB Sidrap, merupakan PLTB terbesar di Indonesia yang digarap konsorsium yang terdiri dari UPC Renewables Asia I, UPC Renewables Asia III, Sunedison dan Binatek Energi Terbarukan. Hasil listrik PLTB Sidrap akan dijual ke PT PLN (Persero) dengan harga US$11,7 sen per kWh.

Jumlah turbin proyek PLTB Sidrap ada 30, dengan masing-masing turbin berkapasitas 2,5 MW. Turbin tersebut memiliki ketinggian 80 meter, dan panjang baling-baling sekitar 57 meter yang dipasok dari perusahaan asal Spanyol, Gamesa.

Tidak hanya Sidrap, UPC juga akan mengembangkan pembangkit bertenaga angin di berbagai wilayah di Indonesia. Hasil kajian dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaporkan jika Indonesia memiliki potensi energi angin yang dapat menghasilkan listrik hingga 1,6 Gigawatt (GW) atau 1.600 MW. Ini merupakan hasil kajian yang dilakukan di 10 provinsi.

“Investasi energi terbarukan di Indonesia sangat menarik, kami berharap dukungan pemerintah dengan adanya konsistensi dalam penerapan regulasi,” kata Kevin. 
Next article Next Post
Previous article Previous Post