Rabu, 13 Desember 2017

KPK Memuji Sistem Anggaran Zaman Gubernur Ahok

Bruniq.com Jakarta – Wakil Ketua KPK Alexander Marwata memuji sistem anggaran DKI Jakarta di zaman Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). “Di zaman pak Ahok, anggaran transparan. Sehingga kejanggalan langsung terdeteksi,” katanya.

Alex mengatakan itu kepada wartawan di Djakarta Theater, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (8/12) malam. Sistem anggaran buatan Ahok mencegah korupsi. Atau jika sudah terjadi korupsi, langsung ketahuan.
“Jakarta sebetulnya sudah transparan waktu zaman pak Ahok. Beliau bisa langsung tahu. Lho… kenapa anggaran ini muncul tiba-tiba,” kata Alex.

Contohnya, munculnya anggaran untuk pembelian UPS (uninterruptible power supply). Kemudian terbukti di pengadilan, bahwa itu korupsi. Dan para pelakunya sudah menjalani hukuman.
Menurut Alex, dalam menyusun anggaran suatu daerah, diperlukan adanya e-planning dan e-budgeting. Hal itu dimaksudkan untuk meminimalkan negosiasi yang berujung penyelewengan dana. Itu sudah diterapkan Ahok, dulu.

“Makanya pentingnya e-planning dan e-budgeting, kita harapkan untuk penyusunan anggaran transparan. Masyarakat bisa mengikuti. Kita dorong e-budgeting karena supaya proses negosiasi yang berujung pada perencanaan yang nggak benar, bisa terhindari,” jelasnya.
Alex menyoroti beberapa daerah lain yang anggarannya telah transparan. “Beberapa daerah juga cukup bagus (transparansi anggarannya adalah) Surabaya, Semarang, Makassar,” tuturnya.

Disarankan ...

Loading...

Next article Next Post
Previous article Previous Post
 


ads here