Selasa, 05 Desember 2017

Hmm!! Sikap Amien Rais Dikritik

Bruniq.com Jakarta: Pengurus Keluarga Alumni Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta mengkritik pernyataan Amien Rais yang meminta Presiden Joko Widodo tidak memecah belah umat dan memecah belah bangsa sendiri. Pernyataan Pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) itu justru yang dianggap berpotensi memecah belah.


"Masalah kebangsaan hari ini adalah kebutuhan solidaritas bersama tanpa melihat latar belakang identitas. Bahasa dan tugas kemanusiaan memanggil kita semua untuk saling bantu dan menolong yang tertimpa bencana, bukan lagi tebar fitnah ini-itu," kata salah satu perwakilan alumni UGM, Eko Suwanto, Selasa 5 Desember 2017.

Eko menyayangkan pernyataan Amien Rais. Selain penuh ujaran kebencian, Eko menganggap sikap-sikap Amien tak lebih sebagai permainan politik kekuasaan. Ia justru mengajak Amien Rais lebih aktif memperhatikan kondisi bangsa yang tengah dilanda sejumlah bencana.


"Pemerintah dan Pemerindah Daerah DIY serta Pemda Kabupaten Kota se-DIY saat ini sedang bahu membahu dengan masyarakat, gotong royong siang malam membantu masyarakat yang terkena dampak bencana alam," ujarnya.

Ia mengatakan, Indonesia, khususnya wilayah Yogyakarta tengah dilanda bencana siklon tropis. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY, kata dia, dampak Siklon Tropis Cempaka terdapat di 1.118 titik. 


Peristiwa berupa angin kencang, longsor, serta banjir luapan itu tersebar di empat kabupaten dan satu kota. Sebanyak  15.706 jiwa terdampak. Bahkan, 10 orang dilaporkan meninggal, dan ada 13 orang  luka-luka. 


"Kita kini dalam situasi kesiapsiagaan hadapi bencana. Ini yang perlu dapat perhatian. Skala dampak bencana akibat perubahan iklim global seperti dampak siklon Cempaka butuh respon bersama baik pemerintah maupun swasta," ungkapnya.


Hingga saat ini, kata dia, masih ada 150 jiwa mengungsi di kabupaten Kulonprogo. Sedangkan, total ada sembilan kecamatan di Kota Yogyakarta, 17 kecamatan di Kabupaten Bantul, 13 kecamatan di Kabupaten Kulonprogo, 20 kecamatan di Kabupaten Gunungkidul, dan 16 kecamatan di Kabupaten Sleman yang terdampak.


"Ini tak jauh dari tempat tinggal Amien Rais juga, tapi ke mana? Masyarakat juga lihat di media lagi sibuk urusan politik kekuasaan di Jakarta. Masyarakat lebih butuh aksi konkret atas musibah bencana, bukan aksi politis kekuasaan saja yang dipikirkan. Kita harapkan tidak ada yang membuat gaduh," tutup dia.
Next article Next Post
Previous article Previous Post