Kamis, 07 Desember 2017

Hmm!! Presiden PKS Dorong Aksi 212 Jadi Gerakan Jihad Lawan Korupsi, Netizen: Kaca Mana Kaca

Bruniq.com - Presiden PKS Sohibul Iman hadir di reuni reuni akbar alumni 212 yang digelar di Monas Jakarta, Sabtu (2/11/2017)
Dalam acara tersebut, ia mendorong aksi 212 agar tak berhenti pada isu penistaan agama.
Menurutnya, aksi 212 harus lanjut menjadi gerakan perlawanan terhadap korupsi.
"Spirit 212 bukan hanya tentang penistaan agama, tetapi harus lebih dari itu. Gerakan ini harus menjadi gerakan yang terdepan dalam membangun kemandirian ekonomi umat, mengatasi darurat ketimpangan ekonomi serta jihad melawan para koruptor dan pendukung-pendukungnya!" ucap Sohibul.

Pernyataan tersebut mendapat beragam komentar dari netizen, bahkan sempat menjadi trending topic Twitter dengan tagar #Presiden PKS.

Sebagian mengungkit beberapa kasus korupsi yang sempat menjerat angota-angota partai.
@triwul82: Kaca mana kaca....Suruh partainya bercermin. Kalian hanya kehabisan akal untuk alasan berdemo.
@DennyLawyer6970: Yg perlu digaris bawahi; @PKSejahtera itu; Politikusnya Koruptor Semua, Pemilik Konten Saracen, Partai Kesandung Sapi, Perkumpulan Kaum Sengkuni, Partai Kurang Sesajen.Dulu koar² sbg partai paling bersih, anti korupsi. Terus kita hrs percaya? Ngaca dulu dicermin, bukan disendok!!.

Capture
Capture (Twitter)

@atin05242551: Mana koruptor. Siapa yg koruptor... Partai apa yg koruptor kadernya, Ohh ohh PKs rupanya.
@Sutendro Suryatmo: Kalau mau berjihad lawan Koruptor, harus dari dalam Partai sendiri, artinya setiap anggota Partai yang melakukan Korupsi harus menerima sanksi dari Partai : 1. Diasingkan dari Lingkungan kehidupan kekeluargaan dalam Partai, Mengapa karena telah mencemari nama baik Partai. 2. Jangan dianggap Pahlawan dalam Partai, sebab bisa dia Bangga karena telah membuat Negara hancur, gara - gara hanya mengurusi banyaknya anggaran di korupsi.!!! .
@starrkynr: Lupa ya? yg korupsi daging sapi presiden PKS
@jimsoepalal: Semoga ucapan beneran, jangan sampai kalau nanti ada kelompoknya yg disebut dlm perkara korupsi, ngamuk !.
Seperti diberitakan sebelumnya, Panitia Pelaksana Reuni Alumni 212 mengklaim acaranya telah dihadiri 7,5 juta orang.
"Saya baru saja mendapat info bahwa yang hadir dalam acara ini ada 7,5 juta orang," ujar Ketua Panitia Reuni Alumni 212 Bernard Abdul Jabbar di Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (2/12/2017) sebagaimana dikutip dari Tribunnews.com.
Bernard mengungkapkan, jumlah Umat Muslim yang hadir pada reuni alumni 212 kali ini lebih besar dari aksi-aksi sebelumnya.

"Tapi ingat, kita tidak berbangga pada jumlah yang banyak, tapi semoga menggetarkan hati musuh-musuh Umat Islam," tambah Bernard.
Reuni 212 yang digelar oleh beberapa elemen organisasi Islam tersebut dibuka oleh Gubernur Anies Baswedan.
Dalam kesempatan tersebut, Anies menyampaikan jika Monas dapat dipakai untuk kegiatan keagamaan.
"Alhamdulilah, saat ini monas sudah kembali diperbolehkan untuk menjadi tempat keagamaan maupun kebudayaan," ujar Anies disambut teriakan takbir dari massa di Monas, Sabtu (2/12/2017)
Anies juga mengungkapkan jika Jakarta adalah milik semua orang.
"Jakarta milik kita semua bukan sebagian. Kota kita harus maju, bahagia, tenang nyaman karena iman dan takwa," sambungnya.

Anies juga terang-terangan memberikan apresiasi pada gerakan aksi 212
"Ini adalah bagian dari ikhtiar melakukan perubahan di ibu kota. Saudara-saudara yang saya hormati tahun lalu saudara berkumpul di tempat ini, tahun lalu saudara telah mengecewakan kaum pesimis, mereka yang pesimis bahwa berkumpulnya massa akan memunculkan kericuhan, kekerasan, ketidakdamaian," ujar Anies.
"Ternyata saudara hadir dengan kedamaian, saudara hadir dengan kenyamanan, saudara hadir dengan membawa keteduhan, hari ini saudara pastikan areal Monas tetap teduh, damai dan nyaman," tambah Anies.
Tak hanya Anies, acar ini juga dihadiri oleh beberapa tokoh lain seperti, Amien Rais, Fadli Zon, hingga Fahri Hamzah.
Next article Next Post
Previous article Previous Post