Kamis, 07 Desember 2017

GEMPAR!! Naskah Ujian Aliyah di Jombang Diduga Ulas Jihad dan Khilafah

Bruniq.com - Munadi (50), wali murid Madrasah Aliyah Negeri (MAN) di Jombang, Jawa Timur, menemukan soal ujian dalam mata pelajaran fikih kelas XII yang diduga mengandung konten khilafah dan jihad. Soal itu diujikan pada 5 Desember lalu.


Dia mengetahui hal tersebut ketika membacanya di rumah setelah kertas ujian itu dibawa pulang siswa.


“Setelah saya baca dari total 50 soal yang diujikan, ada 10 soal yang mengandung unsur pemahaman khilafah dan jihad, dan sangat disayangkan materi tersebut diujikan untuk siswa,” ungkap Munadi, Kamis (7/12).



Khilafah adalah sistem pemerintahan yang multinterpretasi. Di Indonesia, konsep khilafah salah satunya diajukan Hizbut Tahrir Indonesia, organisasi transnasional yang telah dilarang pemerintah Indonesia.

Dalam definisi HTI, khilafah adalah kepemimpinan umum bagi seluruh kaum muslim untuk menerapkan hukum syariat Islam dan mengemban dakwah Islam ke seluruh penjuru dunia.

Sama halnya dengan khilafah, konsep jihad memiliki banyak pengertian.


Wali Murid Temukan Materi Ujian Sekolah Diduga Ada Unsur RadiLembaran soal ujian yang diduga mengandung unsur radikalisme. 
Menurut Munadi, belum saatnya para siswa diberikan pemahaman serta materi tentang khilafah dan jihad mengingat kondisi psikologi para siswa. Terlebih, belum lama ini pemerintah baru saja membubarkan HTI yang mengusung konsep khilafah.

“Harus ada tindakan tegas dari instansi terkait munculnya materi tersebut dalam soal ujian yang diujikan kepada para siswa,” katanya.

Hal senada diutarakan wali murid lain, Muhammad Sholikhin. 

Kata dia, materi khilafah dan jihad belum saatnya diberikan kepada para siswa dan siswi sekolah menengah atas atau sederajat, karena pemikiran siswa masih labil dan belum bisa berfikir dengan jernih.

“Seharusnya ada penyaringan dan koreksi sebelum materi tersebut diujikan, sehingga apa yang benar-benar diujikan layak kepada siswa,” ujar Solikhin.


Sementara itu, Ikatan Sarjana Nahdlathul Ulama (ISNU) Kabupaten Jombang menyayangkan materi tentang khilafah dan Jihad masuk dalam soal ujian ujian akhir semester (UAS) di Madrasah Aliayah Negeri di Kabupaten Jombang.

Ketua pengurus Cabang ISNU Jombang, Hannan Majdy mengatakan, dengan materi tersebut secara tidak langsung para siswa akan mempelajari sistem pemerintahan khilafah termasuk aturan-aturan yang terkait dengan pemerintahan khilafah.

Hal itu dikhawatirkan bisa mengancam keutuhan NKRI baik secara langsung maupun tidak langsung.

“Temuan ini akan kami kaji dengan dewan pakar dan ahli pendidikan agama di ISNU, dan kami akan menyampaikan kepada Departemen Agama untuk merevisi kurikulum tersebut mengenai materi khilafah,” katanya.


Selain itu berdasarakan penelusuran ISNU, Materi Kurikulum Fiqih yang ada di Kabupaten Jombang sudah tersistem dari pusat dan benar di dalamnya mengupas tentang khilafah.

“Seharusnya bukan materi khilafah yang diulas karena masih banyak materi fikih lain yang bisa diulas, seperti Fiqih Muamalah dan Nubudiyah dan lain-lain. Ini jelas mengancam NKRI jika materi tersebut tetap ada di kurikulum,” ucapnya.

CNNIndonesia.com sudah berusaha menghubungi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) di Jombang, Jawa Timur, melalui sambungan telepon namun tidak mendapat respons
.
Next article Next Post
Previous article Previous Post