Selasa, 05 Desember 2017

GEMPAR!! Kapolda Metro sebut dua pria ini 90 persen terlibat penyiraman Novel

Bruniq.om - Kapolda Metro Jaya, Irjen Idham Azis memperlihatkan sketsa dua orang diduga terlibat penyiraman penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK) Novel Baswedan. Hasil penyelidikan diyakini kedua terlibat dalam kasus tersebut.



"Menurut keterangan saksi ini mengarah 90 persen diduga terlibat dalam penyiraman Novel Baswedan," ujar Idham saat jumpa pers bersama Ketua KPK Agus Rahardjo, di Gedung KPK, Jumat (24/11).



Untuk identitas, menurut Idham, masih belum diketahui. Dengan adanya nomor telepon aduan dia berharap informasi dari masyarakat. Motif juga baru diketahui setelah pelaku tertangkap. "Kita tidak mau berasumsi," tuturnya.

Novel disiram air keras usai salat Subuh di dekat rumahnya Kelapa Gading, JakartaUtara, pada April lalu. Setelah memeriksa 66 saksi polisi mengerucutkan dua pria sebagai terduga pelaku. 

"Untuk foto ini (menunjukkan sketsa wajah pertama) didapat saksi S dan foto ini (menunjukkan sketsa kedua) didapat dari saksi SN," jelasnya.

Sketsa wajah dua terduga pelaku juga terungkap berkat kerjasama pihaknya dengan Australian Federal Police (AFP) dan Inafis Mabes Polri. Selain itu, katanya, tentu kerja keras tim penyidik sebanyak 167 orang yang melibatkan penyidik polres, polda dan bantuan dari Mabes Polri.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, pada 31 Juli lalu, memaparkan sketsa diduga pelaku penyiraman. Tito menjelaskan, sketsa itu berhasil dibuat berdasarkan keterangan dari salah seorang saksi kunci yang meminta identitasnya dirahasiakan. Saksi kunci itu memberi informasi saat subuh, sebelum peristiwa penyiraman terjadi, ada orang tak dikenal berdiri di dekat masjid.

Sosok orang itu sangat mencurigakan. Diduga, orang itu merupakan pengendara sepeda motor yang membonceng pelaku penyerangan terhadap Novel.



"Ada saksi cukup penting tapi dia enggak mau disebutkan identitas demi keamanan, dia lihat ada orang berdiri di dekat masjid dan sosoknya mencurigakan. Dia diduga pengendara sepeda motor, sepeda motor penyerang Novel," kata Tito.

Kapolri mengatakan ciri-ciri pelaku tersebut yakni memiliki tinggi badan antara 167 cm hingga 170 cm, berwarna kulit agak hitam, berambut keriting, dan memiliki badan cukup ramping.
Next article Next Post
Previous article Previous Post