Selasa, 12 Desember 2017

Banjir Jakarta Desember 2017 : "SELAMAT, ANDA GAGAL BUNG ANIES !!"

Bruniq.com -11 Desember 2017 tepat hari lahir raja dangdut Rhoma Irama yang ke 71, Jakarta diberi berkah curah hujan yang ekstrem. Dan seperti yang kita khawatirkan banjir meluap dimana-mana. Dari 6 pompa air yang ada di Rumah Pompa Duku Atas hanya 2 yang berfungsi, akibatnya terowongan landmark-BNI tenggelam. Tanggul Jati Padang jebol, akibatnya daerah Pasar Minggu lumat tersapu banjir. Beberapa jalan protokol ibukota terendam bak kolam renang terbuka. Kemana aparat Pemda Jakarta ?


SIBUK BANCAKAN APBD, LUPA KERJA

Dengan APBD Rp 77 Trilyun ternyata tidak membuat aparat Pemda Jakarta giat bekerja. Yang terjadi mereka sibuk bagi-bagi dana jadi terlupa kerja yang sesungguhnya. Keberpihakan pada rakyat ternyata masih duduk manis jadi rencana di atas meja dan masih jauh dari realita.


Kemaren saya telepon sahabatku yang menjadi salah satu direktur di BMKG. Saya tanyakan apakah mereka tidak memberikan warning kepada Pemda Jakarta akan terjadinya hujan ekstrem dalam beberapa hari ini ? Dia menjelaskan jauh-jauh hari sesuai SOP, petugas BMKG sudah memberikan peringatan antisipasi adanya cuaca yang ekstrem kepada seluruh Pemda di Indonesia, termasuk Jakarta.


Jadi dapat disimpulkan Anies dan jajarannya tidak responsif terhadap peringatan dari BMKG. Seharusnya mereka tanggap dan mempersiapkan semua alternatif penanganan yang perlu dilakukan. Kalau Anies dan aparatnya responsif, tidak akan terjadi pompa air mati atau tanggul jebol disana-sini. Kita tidak bisa membayangkan andai saja Ahok tidak melakukan normalisasi Sungai Ciliwung, Sungai Krukut dan sungai yang lain. Kalau saja itu terjadi, banjir Jakarta akan semakin parah merajalela. Terimakasih Ahok 🙏🙏


Anies lupa bahwa fenomena siklon Dahlia, Cempaka, Liliana, Amelia atau Meita tidak bisa hanya diatasi dengan wacana dan permainan kata-kata. Tapi harus dilakukan dengan persiapan penanganan bencana yang integrated dan komprehensif.
Lalu, apa saja kerjamu selama ini Pak Gubernur ?


SUPERMAN CUNGKRING LUPA MANTRA


Komunikasi publik ternyata belum menjadi keahlian Sandiaga 'Superman Cungkring' Uno. Selalu saja salah berkata-kata. Dia bilang banjir diakibatkan hujan yang merupakan berkah Allah. Nenek-nenek gingsul bau kemenyan juga tahu, hujan adalah berkah. Tapi bagaimana kita manusia mengantisipasi agar berkah tidak menjadi musibah. Doa semata tidak cukup, harus ada ikhtiar cerdas untuk mengantisipasi. Tidak ada istilah 'banjir syari'ah, banjir tetap saja menjadi musibah.


Sandi ternyata bukan hanya kecil anunya, tapi juga kecil kapabilitasnya. Omongannya tidak runut, belibet, ruwet, jadi ribet dan membuat mumet. Jauh lebih baik kalau dia tidak mengeluarkan pernyataan apapun daripada jadi blunder yang memalukan. Biarkan dia asyik berlari pakai kostum superman atau gatotkaca daripada selalu salah bermantra.


TIDAK APA TENGGELAM, ASAL SEIMAN

Seharian kemaren bahkan beberapa hari kedepan di linimasa FB atau medsos lainnya pasti telah dan akan dibanjiri meme-meme yang lucu tentang banjir ini. Saya tidak menyalahkan. Meskipun hati kecil saya sedih, musibah dijadikan bahan lelucon satire. Tapi inilah konsekuensi yang harus diterima Anies dan aparatnya, karena kenyataannya memang mereka tidak bekerja maksimal dan gagal total menghadapi ujian datangnya air hujan yang melimpah.


PENUTUP

Saran saya untuk Bung Anies, hentikan pencitraan jargon keberpihakan ke rakyat kecil kalau anda belum punya ilmu kancil. Jangan sibuk gigit jari atau memainkan jurus kata-kata menari. Fokuslah kerja sebagaimana seharusnya. Jangan juga bermimpi untuk jabatan yang lebih tinggi, untuk level provinsi saja anda masih tergagap-gagap dan terlihat kehabisan nyali.

Belajarlah lebih rendah hati untuk menghadapi ujian selanjutnya yang mungkin lebit sulit.

Maaf untuk ujian kali ini anda telah GAGAL dengan sukses, Bung Anies !!!
Belajarkan lebih giat lagi, tuntutlah ilmu sampai ke negeri China, atau kalau perlu jangan gengsi belajarlah dari orang yang sedang di penjara.
Paham kan sayang?
RSK
12122017



https://www.facebook.com/pageKataKita/posts/1590577874366925

Disarankan ...

Loading...

Next article Next Post
Previous article Previous Post