Selasa, 05 Desember 2017

Bahrun Naim Gembong ISIS Asal Indonesia Itu Dikabarkan Tewas Tapi KAPOLRI Angkat Suara Bilang Begini



Bruniq.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian belum bisa memastikan kabar tewasnya gembong teroris ISIS asal Indonesia, Bahrun Naim. Menurutnya, kematian Bahrun Naim di Suriah masih belum terkonfirmasi secara rinci.

"Menyikapi masalah ini, kami tentunya harus mencari sumber yang akurat," ujar Tito saat ditemui di Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan, Selasa (5/12/2017).

Ia menjelaskan, sumber resmi yang diperoleh bisa dari counterpart yang merupakan mitra Polri di luar negeri. Sebab, sumber tersebut memiliki akses dan dapat dipercaya kebenarannya.

"Ya pihak Amerika, Rusia, Arab, Inggris, yang memiliki akses, betul atau tidak. Tetapi sampai hari ini sudah dicek oleh jajaran Hub-Intern dan Densus, ke counterpart ini, intelijen dan lain - lain, mereka belum mengonfirmasi," ungkapnya.

Tito menyebut isu Bahrun Naim tewas bersumber dari media sosial serta komunikasi internal kelompok ISIS, baik di dalam maupun luar negeri.

"Kami tidak akan gegabah untuk langsung mempercayai kabar tersebut," kata Tito.

Sebab, jajarannya belum bisa memastikan secara valid, kecuali kalau mendapatkan orang tertentu yang tahu dengan mata kepala sendiri di jaringan itu.

"Baru lah kita bisa pastikan. Bisa ini dia (Bahrun Naim) betul-betul meninggal, bisa juga ini trik dia supaya tidak dikejar," ulasnya.

Menurut Kapolri, peran Bahrun Naim sangat strategis bagi kelompok yang menginduk pada jaringan ISIS di Suriah. Bahkan, posisinya dipercaya sebagai perantara antara ISIS elite, ISIS sentral, dengan kelompok pimpinan dan tokoh-tokoh ISIS, hingga kepada level operatif yang ada di Indonesia.

"Peran dia kira-kira mirip seperti Hambali pada saat zaman Alqaeda dengan Jamaah Islamiyah (JI). Perantaranya itu adalah Hambali, di ISIS yaitu Bahrun Naim," jelas Tito.
Next article Next Post
Previous article Previous Post