Rabu, 06 Desember 2017

Anies Hendak Keluarkan Pergub, Dirjen Otda Kemendagri Pertanyakan Hal Ini...

Bruniq.com BALAI KOTA -- Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan telah menandatangani Peraturan Gubernur (Pergub) pembentukan Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP). Dimana akan terdapat 73 anggota TGUPP.
Menanggapi hal tersebut, Dirjen Otonomi Daerah (Otda) DKI Jakarta, Soni Sumarsono justru mempertanyakan jumlah TGUPPitu.
“Makin banyak orangnya makin banyak pembangunannya, makin cepat apa nggak itukan teorinya,” kata Soni di Balai Kota, Jalan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (6/12/2017).
Memang, lanjut Soni, TGUPP adalah diskresi gubernur, dan selama dewan menyetujui itu maka tidak dipermasalahkan.
Yang masuk dalam TGUPP itu sendiri disebut sebagai tenaga ahli bukan staf ahli, dimana memiliki standar.
Selama itu dilakukan, jumlahnya sebanyak 74 orang maka harus ada pergubnya yang diubah. Dimana pada tahun 2016 ditandatangani Plt (Pelaksana Tugas) Gubernur DKI.
Pasalnya dalam pergub sebelumnya, tertulis jumlahnya hanya 15 orang, termasuk Ketua dan Sekretaris.
“Sekarang jumlahnya 73, pertanyaannya dibutuhkan untuk apa? Ditempatkan di mana? Dan tanggung jawabnya seperti apa? Deskripsinya harus jelas!” tegas Soni yang pernah menjabat sebagai Plt Gubernur DKI itu.
Pasalnya, Soni memperhitungkan, jika sesuai logika maka jumlah anggota TGUPP cukup 45 orang.
Dimana dari lima wilayah kota dan satu kabupaten di Jakarta, masing-masing cukup memiliki lima anggota TGUPP.
“Idealnya 45 orang. Kalau kebanyakan takut terjadi disharmoni. Dan yang dikhawatirkan adalah bayang-bayang gubernur, bisa ke SKPD-SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) mengatasnamakan gubernur dan seterusnya. Kadangkala lebih menakutkan dari gubernurnya sendiri,” kata Soni.
Oleh karena itu, Soni melanjutkan, harus ada pengaturan yang jelas. Tugas TGUPP harus mengisi disela-sela jari menangani pekerjaan yang secara teknis tidak ditangani oleh SKPD. Sehingga bisa menjadi perekat diantara SKPD.
“SKPD dengan tenaga ahli Bina Marga, bisa tabrakan kalau itu salah – salah. Kepala Dinas merasa siapa yang memerintah dia , gubernur atau tenaga ahlinya. Jadi intinya bagi saya jumlah tidak masalah tapi pengaturannya tidak menimbulkan disharmoni,” jelasnya.
Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan telah menandatangani Peraturan Gubernur (Pergub) pembentukan Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP).
Namun, jumlahnya berkurang dari yang diajukan sebelumnya.
“Sudah ditindaklanjuti, jadi pergubnya ada dulu. Jumlahnya 73 (sebelumnya 74 anggota). Oleh karena itu prosesnya bisa jalan di DPRD. Karena pergubnya sudah diperbaharui dari pergub sebelumnya,” kata Anies, di Balai Kota, Jalan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (29/11/2017).
Meski demikian ia belum menyebutkan siapa saja nama-nama yang akan mengisi di kursi TGUPP tersebut.
Ia menjanjikan jika pergubnya sudah diundangkan bisa diakses oleh publik.
“Yang penting kita minta persetujuan dulu (dengan DPRD). Kalau sudah disetujui alhamdulillah nanti kita langsung proses,” katanya.
Next article Next Post
Previous article Previous Post