Rabu, 13 Desember 2017

ALAMAK, Bocor!! Anies-Sandi Rahasiakan Penataan Kawasan Tanah Abang, Kini Terungkap Skemanya!

Bruniq.com- Pemprov DKI Jakarta telah merencanakan kawasan Tanah Abang yang selama ini disebut-sebuta sebagai daerah semrawut.
Terkait hal itu, Pemprov DKI Jakarta merahasiakan penataan kawasan Tanah Abang dari media dan masyarakat.
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan ak membolehkan satu pun kepala dinas bicara terkait penataan kawasan tersebut.
Hanya Anies Baswedan atau Sandiaga Uno saja yang boleh bicara soal rencana tersebut.
Dilansir dari Wartakota, kawasan tersebut rupanya akan diarahkan menguntungkan pedagang kaki lima (PKL).
Jalan Jatibaru Raya direncanakan menjadi lokasi penampungan PKL.

Satu jalur Jalan Jatibaru Raya di seberang Stasiun Tanah Abang akan ditutup dan jadi lokasi PKL.
Disitulah seluruh PKL dikumpulkan termasuk yang dari jalan kebon jati.
PKL akan ditumpuk di satu jalur jalan yang sengaja ditutup dari arus lalu lintas di Jalan Jatibaru Raya.
Satu jalur jalan lainnya, yakni arah Slipi-Petamburan menuju Jalan Abdul Muis/Jalan MH Thamrin/Jalan Kebon Sirih yang melintas depan Stasiun Tanah Abang tetap dibuka.
Sedangkan kendaraan dari arah Jalan MH Thamrin maupun Tanah Abang Blok A/Blok B tak boleh masuk ke Jalan Jatibaru Raya.
Tetapi kendaraan dari arah itu mesti langsung naik ke flyover.
Jalan Kebonjati di dekat Pasar Blok G tetap dibuka untuk arus lalu lintas, terutama kendaraan dari arah Slipi-Petamburan.
Pengamat Tata Kota, Nirwono Joga memberi catatan soal rencana tersebut.
Menurut Nirwono, penyelesaian masalah di kawasan Tanah Abang harus berupa konsep penataan tidak parsial.
"Tak boleh hanya fokus pada PKL saja. Tapi harus menyeluruh dan tuntas bagaimana kawasan itu 20 - 50 tahun ke depan sebagai kawasan terpadu pusat perdagangan internasional," kata Nirwono ketika dihubungi Wartakotalive.com, Selasa (12/12/2017).
Penataan harus meliputi pasar, pusat perbelanjaan, hunian vertikal sekaligus mengatasi pemukiman atau kampung kumuh di sekitar tanah abang, serta sirkulasi pejalan kaki, sepeda, dan
kendaraan.
Mesti dipikirkan pula keterhubungan Stasiun Tanah Abang, halte bus Transjakarta, maupun kereta api Bandara.
Terkait penutupan jalan untuk lokasi PKL berdagang, Nirwono meminta Anies-Sandi juga memikirkan bagaimana caranya mengendalikan PKL.
"Harus dipikirkan itu. Siapa yang menjamin pembatasan PKL," kata Nirwono.

Kenyamanan pejalan kaki juga harus tetap menjadi perhatian meski diseberang stasiun dijadikan pusat PKL.
Diketahui, Wali Kota Jakarta Pusat, Mangara Pardede membeberkan permasalahan pokok terkait kesemrawutan pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Mangara Pardede menyebut, keruwetan itu terjadi lantaran ketidakseimbangan antara kebutuh dan layanan infrastruktur.
"Saya kira pak Sandi (Wakil Gubernur DKI Jakarta) sudah paham betul bagaimana kondisi Tanah Abang. Adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan atas layanan infrastruktur dengan yang ada sekarang ini. Ketidakseimbangan itu menyebabkan Tanah Abang semerawut," kata Mangara saat dikonfirmasi, Sabtu (4/11/2017).
Oleh sebab itu, ia mengharapkan agar Pemprov DKI Jakarta kali ini benar-benar menanggapi pembenahan kawasan Tanah Abang secara serius.
Mangara menambahkan bahwa dirinya sudah lama mengusulkan untuk membangun Jembatan Layang (Sky Bridge).

"Saya dari dulu, sebelum Pak Sandi menjabat pun sudah mengusulkan rencana Sky Bridge dari Stasiun Tanah Abang mejuju Blok G, kemudian nanti dari Blok G nyambung ke Blok F. Akan ada penguraian kesemerawutan dengan sendirinya dan sekaligus akan meramaikan kawasan Blok G. Kalau nanti para pembeli langsung menuju sky bridge, otomatis tak ada lagi PKL yang di trotoar," ungkapnya.


Disarankan ...

Loading...

Next article Next Post
Previous article Previous Post
 


ads here