Senin, 27 November 2017

SELAMAT!! Sri Mulyani Resmi Dilantik sebagai Bupati

Bruniq.com Semarang - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, melantik Sri Mulyani sebagai Bupati Klaten. Perempuan yang sebelumnya menjabat Wakil Bupati Klaten kemudian menjadi Plt Bupati itu menggantikan Sri Hartini yang ditangkap KPK Desember 2016 lalu karena kasus suap jual beli jabatan.


Pelantikan digelar di gedung Gradhika Bakti Praja komplek kantor Gubernur Jawa Tengah, Jalan Pahlawan, Semarang. Ganjar mengatakan pejabat baru harus belajar dari pejabat sebelumnya agar tidak melakukan tindak pidana dan menjaga kepercayaan.


"Klaten belajar dari kejadian sebelumnya. Kita dorong reformasi birokrasi, membangun integritas, penataan sistem, dan PR (pekerjaan rumah) dari bu Sri Mulyani harus meletakkan kembali dasar-dasar tata kelola pemerintah yang baik," kata Ganjar usai melantik, Senin (27/11/2017).


Ganjar menjelaskan, agar tidak kembali terulang kasus yang menimpa bupati sebelumnya, perlu diundang KPK untuk melakukan koordinasi guna pencegahan.

"KPK melakukan koordinasi dan supervisi pencegahan korupsi, Korsupgah. Saya lakukan 2013 lalu, di Provinsi bisa, tinggal implikasi. Semua pejabat serahkan LHKPN, anggaran transparan, dibuka laporan ke masyarakat," terang Ganjar.

Ia juga berpesan agar Sri Mulyani fokus mengurangi angka kemiskinan di daerahnya. Warga miskin bisa dideteksi dan segera dilakukan tindakan melalui politik anggaran agar bisa mentas dari garis kemiskinan.

"Setiap melantik kepala daerah saya selalu minta bisa mendeteksi satu persatu warganya yang miskin siapa, kondisinya seperti apa, kira-kira mereka tidak miskin lagi kapan dengan politik anggaran serta politik legislasi," jelas Ganjar.

Sri Mulyani Resmi Dilantik sebagai Bupati KlatenSri Mulyani (Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom)

Sementara itu Sri Mulyani berjanji akan transparan dalam kinerjanya termasuk pengisian 80 jabatan kosong yang ada di Klaten saat ini. Ia menegaskan tidak ada lagi 'budaya' jual beli jabatan.

"Ada 80-an jabatan kosong, segera dirapatkan dengan Baperjakat untuk melakukan pengisian. Insyaalah tidak ada (budaya jual beli jabatan)," ujarnya.

Terkait posisi wakil Bupati Klaten yang saat ini posisi masih kosong, Sri menyerahkan sepenuhnya kepada keputusan partai pengusung yaitu PDI Perjuangan. "Laki-laki perempuan kita ikut, inginnya laki-laki," ujar Sri Mulyani.

Sri Mulyani sebelumnya adalah wakil bupati Klaten, berpasangan dengan bupati Sri Hartini. Keduanya dilantik Februari 2016. Namun di bulan Desember tahun yang sama, Sri Hartini kena operasi tangkap tangan oleh KPK dan selanjutnya Sri Mulyani menjabat Plt Bupati.

Sri Mulyani adalah istri dari Sunarna, bupati Klaten periode 2005-2010 dan 2010-2015. Sedangkan Sri Hartini adalah istri Haryanto Wibowo periode 2000-2005. Hartini juga pernah menjabat sebagai Wakil Bupati Klaten mendampingi Sunarna pada periode 2010-2015. 
(mbr/mbr)
Next article Next Post
Previous article Previous Post