Senin, 27 November 2017

Oalah!! Tak Anggarkan Proyek Stadion BMW, Sandiaga: Mendingan buat....

Bruniq.com Jakarta - Pemprov DKI Jakarta tidak mengalokasikan anggaran proyek stadion Taman Bersih, Manusiawi, dan Berwibawa (BMW) dalam RAPBD 2018. Alasannya, proyek tersebut diprediksi memakan anggaran sekitar Rp 2 triliun.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan pihaknya hanya memiliki kewajiban membiayai pengkajian akhir studi kelayakan (final business case) proyek stadion BMW. Kewajiban itu tertuang dalam Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

"Mohon dilihat di KPBU-nya ada sekitar 2 sampai 5 persen dari perkiraan total estimasi biaya yang harus disediakan biaya oleh Pemprov DKI untuk menyiapkan final business case. Itu yang kita anggarkan. Nanti akan masuk melibatkan pemerintah pusat juga," papar Sandiaga di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (27/11/2017).



Kata Sandiaga, daripada mengeluarkan anggaran sampai Rp 2 triliun untuk Stadion BMW, lebih baik uang itu digunakan untuk kebutuhan warga Jakarta. 

"Karena jumlahnya bisa sampai Rp 2 triliun. Mendingan kita fokusin buat warga masyarakat yang termajinalkan, warga masyarakat yang selama ini belum tersentuh," ujar dia.



Menurut Sandiaga, pembangunan stadion di BMW akan menggunakan sistem public private partnership. Dia menyebut banyak perusahaan yang siap bekerja sama dengan Pemprov DKI untuk mengerjakan proyek tersebut.

"Stadionnya sudah bisa dibangun dengan public private partnership karena, begitu kita launching, banyak tertarik, banyak yang mau kerja sama dengan pemerintah (DKI)," terang dia.

Sandiaga juga memastikan proyek stadion BMW tak akan terhalang oleh masalah sengketa tanah. "(Masalah hukumnya) sudah selesai, insyaallah," tuturnya.

Dalam laman situs jakarta.apbd.go.id, terdapat nomenklatur penyusunan final business case untuk pembangunan stadion bertaraf internasional dalam anggaran Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta. Untuk kegiatan tersebut, anggaran yang diajukan sebesar Rp 15,99 miliar.

Selanjutnya, terdapat pula nomenklatur Penyusunan Prastudi Kelayakan Pembangunan Stadion Bertaraf Internasional. Anggaran yang diusulkan untuk kegiatan ini sebesar Rp 2,99 miliar. 
Next article Next Post
Previous article Previous Post