Home Jokowi Woww!! PPP Tidak Kaget Elektabilitas Prabowo Loyo. Ini Alasanya..

Woww!! PPP Tidak Kaget Elektabilitas Prabowo Loyo. Ini Alasanya..

SHARE

Bruniq.com

Jakarta – Elektabilitas Ketum Gerindra Prabowo Subianto yang loyo di survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), dengan hanya mendapat 12 persen suara, nyatanya tak membuat PPP kaget. Bahkan, PPP mengaku telah menduga penurunan elektabilitas Prabowo.

“Kami tidak kaget dengan hasil survei tersebut karena juga hampir sama dengan analisa dari internal PPP,” ujar Wasekjen PPP Achmad Baidowi saat dimintai tanggapan, Kamis (5/10/2017) malam.

Awiek, sapaan karibnya, menyebut wajar jika elektabilitas Jokowi menguat dengan meraup 38,9 persen perolehan suara di survei SMRC. Menurut Awiek, publik percaya dengan kinerja pemerintahan Jokowi sebagai presiden RI saat ini.

“Pak Jokowi tak banyak retorika tapi langsung kerja, kerja, dan kerja. Beragam isu miring yang diarahkan ke beliau tidak mengubah persepsi publik. Hal ini terjadi karena pemerataan pembangunan yang dilakukan dengan mengusung visi Indonesia Centris, tidak lagi Jawa Centris sehingga kehadiran program Jokowi dirasakan betul oleh masyarakat Indonesia,” tutur Awiek.

Awiek punya pandangan soal mengapa elektabilitas Prabowo kian loyo atau hanya segitu-gitu saja. Menurut Awiek, Prabowo yang berada di luar pemerintahan tak dapat mengimbangi Jokowi dalam hal kinerja.

“Retorika yang selalu ditonjolkan ternyata tak menarik minat masyarakat. Untuk saat ini, polarisasi figur capres masih bertumpu pada dua tokoh tersebut karena figur lain masih jauh dari harapan. Yang menarik nanti, siapakah cawapres Jokowi?” ujarnya.

Survei SMRC digelar pada 3-10 September 2017. Populasi survei adalah WNI yang sudah memiliki hak pilih. Sampel berjumlah 1.220 dan dipilih secara acak (multistage random sampling). Sedangkan, margin of error dari survei sebesar +/- 3,1% pada tingkat kepercayaan 95%. Quality control dipilih secara acak sebesar 20% dari total sampel.

Berikut hasil elektabilitas capres versi survei SMRC:
1. Jokowi 38,9%
2. Prabowo 12,0%
3. Susilo Bambang Yudhoyono 1,6%
4. Anies Baswedan 0,9%
5. Basuki Tjahaja Purnama 0,8%
6. Jusuf Kalla 0,8%
7. Hary Tanoe 0,6%
8. Surya Paloh 0,3%
9. Agus Yudhoyono 0,3%
10. Ridwan Kamil 0,3%
11. Gatot Nurmantyo 0,3%
12. Mahfud MD 0,3%
13. Tuan Guru Bajang 0,2%
14. Chairul Tanjung 0,2%
15. Sri Mulyani 0,1%
16. Patrialis Akbar 0,1%
17. Megawati Soekarnoputri 0,1%
18. Soekarno 0,1%
19. Tommy Soeharto 0,1%
20. Gus Dur 0,1%
21. Wiranto 0,1%
22. Risma 0,1%
23. Tidak jawab/rahasia 41,9%

Loading...
Komentar Lewat Akun Facebook