Home Jokowi Woww, Mengejutkan!! Menteri Susi Diincar untuk ‘Turun Pangkat’ Menurut Anda?

Woww, Mengejutkan!! Menteri Susi Diincar untuk ‘Turun Pangkat’ Menurut Anda?

SHARE

 Bruniq.com

PALMERAH — Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, yang sering disebut-sebut sebagai salah satu ikon dalam Kabinet Kerja di bawah kepimpinan Presiden Joko Widodo tengah dibidik untuk “turun pangkat” menjadi calon gubernur (cagub) pada Pemilihan Kepala Daerah Jawa Barat 2018.

Sekjen DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, menyampaikan adanya sejumlah nama yang diajukan oleh pihak tertentu kepada PDIP untuk maju sebagai cagub pada Pilkada Jabar 2018.
Salah satu di antaranya, adalah Susi Pudjiastuti.

“Susi ada yang mengusulkan,” kata Hasto di sela-sela acara Konsolidasi Organisasi Internal Partai PDIP di Kabupaten Garut, Jawa Barat, Selasa.

Hasto melanjutkan keterangannya, PDIP mendapatkan usulan tentang sosok Susi Pudjiastuti yang berasal dari Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat itu untuk diusung sebagai cagub Jabarpada Pilkada Jabar 2018 yang akan berlangsung serentak do seluruh wilayah ini.

Selain Susi, tuturnya, ada sejumlah nama lain yang diusulkan kepada PDIP dari internal maupun dari luar partai. “Tentu saja nama-nama itu (akan) digodok (lebih dulu),” kata Hasto.

Ia menyebutkan, selain Susi, nama-nama calon yang diusulkan ke PDIP ialah mantan Kapolda Jabar Irjen Pol Anton Charlyan; Sekda Provinsi Jabar, Iwa Kartiwa; kemudian dari internal partai ialah TB Hasanudin dan Puti Guntur Soekarno.

Namun kata Hasto, PDIP akan bersikap sangat berhati-hati dalam menentukan nama cagub dan cawagub Jabar.

“Perlu hati-hati dalam menentukan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur,” katanya.

Terkait dukungan terhadap cagub Jabar dari Partai Golkar, Dedi Mulyadi, Hato mengatakan, sangat mungkin partai tersebut maju bersama dengan PDIP, apalagi Bupati Purwakarta itu masuk dalam daftar calon yang akan dipanggil DPP PDIP.

“Dedi Mulyadi juga bersahabat dengan PDI Perjuangan, apalagi PDI pernah merayakan HUT partai di sana (Purwakarta),” katanya.

Sedangkan terhadap calon lain seperti Ridwan Kamil, Hasto menyampaikan. DPP PDIP tidak akan memanggilnya, karena wali kota Bandung itu tidak mendaftar melalui PDIP.

“Ridwan Kamil memang masuk dalam proses pemetaan politik, tapi ketika PDI mengirimkan orang untuk menanyakan ketertarikannya mendaftar, dia menyatakan tidak mau,” katanya.

Loading...
Komentar Lewat Akun Facebook