Home Jokowi Telak!! Begini Kata Wakil Ketua MPR Sindir Kelakuan Ustaz Arifin Ilham Pamer...

Telak!! Begini Kata Wakil Ketua MPR Sindir Kelakuan Ustaz Arifin Ilham Pamer 3 Istri di Medsos, Ada Kata Sombong!

SHARE

Bruniq.com

– Kabar poligami Ustaz Arifin Ilham sontak membuat publik terhenyak.

Betapa tidak, Da’i berusia 47 tahun itu kini telah memiliki tiga istri.

Arifin Ilham bahkan tak sungkan memamerkan ketiga istrinya itu melalui media sosialnya.

Sebelumnya, Arifin Ilham diketahui telah memiliki dua istri.

 

Istri pertamanya adalah, Yuni Djamaluddin, perempuan asal Aceh yang dinikahinya pada tahun 1998.

Istri keduanya adalah Rania Bawazier, yang ia nikahi pada tahun 2010.

Adapun istri ketiga, Arifin Ilham tidak secara blak-blakan mengungkapkannya.

Ia hanya mengunggah video bersama tiga istrinya lewat akun Facebook resmi KH Muhammad Arifin Ilham.

Di unggahan itu, Arifin Ilham mengatakan, “bersama tiga bidadari, putri Aceh, putri Yaman, dan putri Sunda, janda 37 th dg 2 anak saat Liqo Tarbiyyah“.

Apa yang dipertontonkan Arifin Ilham ini rupanya tak membuat banyak orang simpati.

 

Sebaliknya mereka malah mengritik perbuatan si ustaz.

Mulai dari membuat surat terbuka hingga bikin status di akun media sosial masing-masing.

Seperti yang dilakukan Wakil Ketua MPR RI Mahyudin.

Mantan Bupati Kutai Timur ini terang-terangan menyindir Arifin Ilham, bahkan sampai menulis kata-kata sombong.

Mahyudin menulis status di akun Facebooknya, Mahyudin Mansyur, dengan menautkan sebuah berita media online tentang poligami Ustaz Arifin Ilham.

Ringkus Aditya Moha, KPK Lanjut Geledah Kantor & Rumah Kepala Pengadilan Tinggi Manado!

Berikut statusnya:

Menurut pendapat saya, kita boleh kaya, boleh Alim, boleh banyak punya istri, tapi kita ngga perlu pamer, kalau orang kaya memamerkan hartanya, akan menyakiti hati orang miskin, kalau orang alim memamerkan ilmunya akan membuat rendah diri orang bodoh, kalau orang punya istri banyak memamerkan istri2nya akan menyakiti hati laki yang tidak memiliki kemampuan dan keberanian berpoligami, sudahlah.. kita tidak di larang memiliki Harta, wanita dan tahta, tapi tidak lantas semua itu harus kita pamerkan, yg mungkin bisa saja membuat hati kita tergelencir untuk Ria dan sombong..

Screenshoot status Facebook Mahyudin yang menyindir Ustaz Arifin Ilham.
Screenshoot status Facebook Mahyudin yang menyindir Ustaz Arifin Ilham. (Facebook/Mahyudin Mansyur)

Untuk diketahui, Mahyudin adalah putra kelahiran Tanjung, Tabalong, Kalimantan Selatan.

Usianya hampir setara dengan Ustaz Arifin Ilham yang lahir di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Bedanya, jika Arifin Ilham berkibar di jalur dakwah, maka Mahyudin lebih banyak dikenal di dunia politik.

Ia bahkan pernah disebut-sebut sebagai Pandawa Lima dalam internal DPP Partai Golkar.

Surat Terbuka

Sebelumnya, respon terhadap kelakuan Ustaz Arifin Ilham juga dilontarkan oleh Mohammad Monib.

Ia memberikan surat terbuka melalui unggahan Facebooknya kepada Arifin Ilham.

Dalam surat terbuka tersebut, Mohammad Monib meminta kepada Arifin Ilham untuk tidak mengumbar perkawinannya.

Ia juga menyinggung Arifin Ilham yang berdalih atas nama sunnah.

Mohammad Monib menyebutkan, sunnah Nabi yang seharusnya ditonjolkan adalah sunnah dalam kesadaran sosial dan kesadaran membangun peradaban yang lebih baik.

Berikut ini isi surat terbuka Mohammad Monib:

Ustadz Arifin yang baik, pliiis gak usah terlalu sampeyan pamerkan keranjingan kawinmu.

Tak perlu sampeyan pertontonkan over nafsumu pada perempuan. Lebih2 bila sampeyan sebut2 atas nama sunnah Rasul.

Tak usah sampeyan hadirkan Islam dari urusan kawin mawin.

Sampeyan bonsai sunnah Nabiku yang mulia hanya urusan seks. Memalukan tadz!

Ustadz Arifin yang baik, saya lebih bangga bila sampeyan beritakan prestasi2 pesantren al-Dzikra. 
Prestasi karena-misalnya-gratis bagi santri-santri fakir muskin. Sampeyan layani & bela nasib pendidikan mereka.

Sampeyan kabarkan capaian prestasi mereka diajang-ajang nasional & internasional. Sampeyan beritakan proses pendidikan mental di sana. Hafalan al-Qur’an & Hadis mereka. Peningkatan bahasa asing mereka. Reading habits yang bisa dilakukan. Leadership yang bisa dilaksanakan. Extra kurikuler2 sains di sana. Jurnalistik & seni yang diminati para santri.

Ustadz Arifin yang baik, ayolah bicara sunnah Rasul kita dari sisi yang lebih prioritas, esensial & bermakna bagi nasib umat.

Tadz, umat Islam ini sudah tertinggal 1000 langkah. Ekonomi, sains, budaya & peradaban.

Kok, ustadz sibuk pamer urusan kawin & kawin sich?! Tadz, mbok berpikir & gerakkan umat untuk hal yang lebih bermakna & membanggakan. Ya, tak taulah bila urusan libido membanggakan bagi sampeyan.

Ustadz Arifin yang baik, sajikan Rasul dari sisi yang bangsa & dunia butuhkan.

Misalnya, sisi lembut Rasul kepada sesama, malu bermaksiat, amanah, tidak korup, tidak rasis, tidak diskriminatif dan cinta pada tanah airnya. Ayolah tadz paham mana yang kudu dikunyah publik secara prioritas.

Duh, tadz, stop memamerkan urusan katarsis syahwat ini. Pliiiiis stop. Sila nambah tapi tak usah show of keperkasaan hal selangkangan ini.” (Tribun Kaltim/Syaiful Syafar)

loading...
Komentar Lewat Akun Facebook