Home Jokowi Menggemparkan!! Tommy Soeharto buka-bukaan soal pilpres 2019 hingga nama dicatut di sosmed

Menggemparkan!! Tommy Soeharto buka-bukaan soal pilpres 2019 hingga nama dicatut di sosmed

SHARE

Bruniq.com

– Nama Tommy Soeharto sempat digadang-gadang akan meramaikan kontestasi Pilpres 2019. Sebab, Tommy sempat akan diusung oleh beberapa kalangan untuk maju di Pemilu 2019.

Melalui Erwin Kallo, kuasa hukum Hutomo Mandala Putra membantah kliennya akan maju pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Hal tersebut adalah ujaran palsu yang dilakukan oknum tidak bertanggung jawab di media sosial.

“Beliau tidak akan maju di 2019, itu pasti. Kalau ada ormas, lembaga apapun yang mengusung itu bohong, palsu. Karena pernyataan beliau ialah ‘saya tidak pernah berjanji kepada siapapun untuk maju di Pilpres 2019’,” kata Erwin di Ruang Truntum, Gendung Granadi, Jakarta Selatan, Kamis (5/10).

Erwin menambahkan, kliennya belum berminat terjun lebih dalam ke dunia politik praktis. Melainkan, ingin fokus dalam pembangunan ekonomi, sebab membantu rakyat tidak mesti melalui dunia politik, namun masih banyak cara lain yang bermanfaat.

“Fokus beliau dalam ekonomi kerakyatan, dalam dunia politik beliau menjawab belum berniat. Kalau membantu rakyat kan tidak perlu berpolitik praktis, masih ada cara lain,” tegas Erwin.

Erwin juga mengungkapkan, walau tidak terjun dunia politik praktis, putra bungsu Presiden Soeharto itu, pernah memberikan statement politik yaitu mendukung pemerintah dalam bidang ekonomi. “Upaya beliau yang membantu ekonomi kerakyatan kan banyak, contohnya beliau punya pabrik pupuk yang dijual murah,” pungkasnya.

Resah

Selain itu kata Erwin, Tommy merasa resah terhadap beberapa akun tidak bertanggung jawab di media sosial yang mengatasnamakan beliau. Dia menegaskan, semua akun tersebut adalah palsu.

Erwin mengatakan, sejak agustus 2015 lalu, beliau sudah menindaklanjuti akun palsu tersebut, namun tidak terekspos oleh media. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Twitter dan Facebook untuk menutup fake account tersebut. Sebab, beliau merasa dirugikan dan nama baiknya tercemar.

Tommy Soeharto ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

“Sejak agustus tahun 2015 keresahan beliau sudah ada, kita sudah kirim surat ke Twitter dan Facebook meminta untuk menutup akun palsu yang mengatasnamakan beliau,” ucapnya di Ruang truntum, Gedung Granadi, Jakarta Selatan, Kamis (5/10).

Selain itu, Erwin juga menambahkan, klien nya tidak terlibat dalam transaksi kasus pembelian mesin Roll Royce yang tertulis di dalam media online Wikipedia. Walaupun Wikipedia tidak melakukan konfirmasi, namun klien nya sudah membantah kepada Wikipedia berkali-kali, tetapi tidak ada itikad dari Wikipedia untuk menjalankan jurnalisme yang baik.

“Kita memberikan somasi kepada Wikipedia, setidaknya meminta pertanggungjawaban jurnalistik dan moral,” tuturnya.

Sementara, untuk akun asli Hutomo Mandala Putra tercantum profil picture mengenakan batik cream sambil melihat kue berwarna kuning, di bionya tertulis Chairman di Humpuss Group dan diikuti sekitar 5.745 orang.

Akun asli Hutomo Mandala Putra juga berteman dengan kuasa hukumnya yaitu Erwin Kallo dan Sumarni K. Selain ciri-ciri tersebut adalah fake account. Kini, pihaknya telah melapor beberapa akun palsu itu tersebut ke polisi.

Kuasa Hukum lainnya, Sumarni menjelaskan, terkadang Hutomo Mandala Putra mengoperasikan akun resminya. Namun, karena kesibukannya, yang mengontrol adalah admin lain yang sudah terkonfirmasi oleh beliau.

“Beliau kadang menggunakan akun tersebut, tapi karena kesibukan beliau tidak sempat mengoperasikan. Ada admin yang menulis di akun tersebut, tapi harus konfirmasi kepada beliau. Jadi semua yang ditulis akun asli harus melalui konfirmasi beliau,” terang Sumarni.

Putra Bungsu Presiden ke-2 RI tersebut, juga diketahui memiliki media bernama Pelita online. Media tersebut biasa memberitakan seputar aktivitasnya. “Beliau juga punya media online namanya pelita online. Resmi beliau punya, itu biasanya resmi memberitakan kegiatan beliau,” tukas Sumarni.

Loading...
Komentar Lewat Akun Facebook