Home Jokowi Mengagumkan!! Begini Cerita Jokowi soal alasan dirinya rajin blusukan ke lokasi proyek

Mengagumkan!! Begini Cerita Jokowi soal alasan dirinya rajin blusukan ke lokasi proyek

SHARE

Bruniq.com

– Presiden Joko Widodo bercerita dirinya mesti rutin mengecek langsung setiap proyek. Sebab, jika jarang didatangi, proyek itu bisa tidak berjalan sesuai rencana.

Hal itu diungkapkan Jokowi saat meresmikan pemakaian Tol Palembang-Inderalaya seksi 1 Palembang-Pemulutan sepanjang 7,75 kilometer meter di Jakabaring, Palembang, Kamis (12/10).

Presiden Jokowi mengatakan, dirinya sengaja selalu mendatangi setiap proyek, terutama proyek besar agar bisa mengetahui progres pembangunan dan kendalanya. Sebab, pembangunan fisik biasanya mengalami masalah seperti pembebasan lahan.

“Sering didatangi biar cepat selesai, kalau jarang didatangi, bisa cepat bisa tidak cepat,” ungkap Presiden Jokowi.

Dia mencontohkan pembangunan tol Balikpapan-Samarinda yang terkendala pembebasan lahan karena berada di lahan konservasi dan tanah milik TNI. Setelah ditinjau langsung, masalah itu bisa diselesaikan dengan cepat.

“Tol Balikpapan-Samarinda dua tahun mandek. Masalahnya ada dua, pertama harus menembus hutan konservasi dan kedua lewat Kodam. Saya telpon saja panglima, sehari dua hari rampung. Konservasi juga, memang penting, nelpon Menteri KLHK, masalah kecil begitu bisa diselesaikan,” tandasnya.

Manajer Proyek Tol Palindra, Hasan Turcahyo, mengungkapkan, dari tiga seksi, Tol Palindra baru rampung di seksi 1 Palembang-Pemulutan sepanjang 7,75 Km. Sedangkan, seksi 3 Rambutan-Inderalaya sepanjang 9,8 Km, diprediksi selesai akhir tahun.

Sementara, seksi 2 Pemulutan-Rambutan sepanjang 4,195 Km, molor hingga awal 2018 karena terkendala pembebasan lahan. “Memang pembebasan lahan agak molor. Insya Allah akhir Januari (tahun depan) rampung,” ungkap Hasan.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) KemenPU-PR, Hery Trisaputra Zuna, mengatakan pengerjaan seksi 1 tidak ada kendala, kecuali sempat terjadi ambles menjelang ujicoba Lebaran lalu. Namun, pihaknya memastikan tahun depan sudah bisa dilintasi sepenuhnya.

“Seksi 2 dan 3 masih pembangunan. Pembebasan lahannya sempat tersendat sehingga pembangunan pun sedikit terlambat,” kata dia.

Loading...
Komentar Lewat Akun Facebook