Home Jokowi Mengagumkan!! Bawa Santunan Korban Longsor, Khofifah Nekat Naik Motor

Mengagumkan!! Bawa Santunan Korban Longsor, Khofifah Nekat Naik Motor

SHARE

Bruniq.com

PALMERAH — Terisolirnya kawasan longsong Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat hingga Selasa (10/10) tidak menyurutkan penyaluran sumbangan ke sejumlah lokasi bencana.

Tidak terkecuali Menteri Sosial Republik Indonesia (RI), Khofifah Indar Parawansa yang diboncengi Kapolsek Sidamulih, AKP Iwan Sukarelawan dengan mengendarai sepeda motor menembus jalan terjal dan longsor menuju Desa Kalijati, Sidamulih, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat pada Selasa (10/10).

Misi peninjauan sekaligus penyaluran bantuan itu semula dijadwalkan dengan menggunakan mobil dari Kabupaten Pangandaran hingga Kecamatan Sidamulih yang berjarak sekitar 30 kilometer.

Namun, karena rute untuk mencapai titik lokasi bencana berupa jalan terjal, sempit dan licin serta terputusnya dua titik jalan, perjalanan dilanjutkan Khofifah dengan menggunakan sepeda motor jenis trail dengan jarak sejauh dua kilometer.

Walau berisiko lantaran kawasan masih diguyur hujan, dirinya menceritakan jika perjalannya dengan menumpang sepeda motor justru membuatnya lebih leluasa untuk menyambangi sejumlah lokasi, di antaranya sejumlah lokasi longsor terberat serta dapur umum lapangan.

Dalam kesempatan tersebut, dirinya melihat secara langsung aktivitas sejumlah anggota Tanggap Bencana (Tagana) yang bertugas menyediakan makanan bagi pengungsi dan relawan.

Selain itu, dirinya pun bertemu dengan pihak keluarga korbanlongsor untuk menyampaikan santunan kematian, antara lain Arshin (55), Yuyun (35), Aldi (5) dan Andika, balita berusia 10 bulan.

Ketika bertemu kerabat dan ahli waris korban, Khofifah menyampaikan rasa belasungkawa dan simpati yang mendalam atas kejadian tersebut.

Khofifah pun memimpin doa untuk para korban meninggal bersama warga setempat.

“Semoga korban meninggal diberikan tempat terbaik di sisi Allah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran, kekuatan dan ketabahan,” ungkapnya.

Sebelumnya, pada masa bencana Kemensos juga telah memberikan bantuan logistik bagi pengungsi senilai total Rp 251,9 juta terdiri dari paket lauk pauk, alat makan, alat masak, tenda gulung, tenda keluarga, selimut, matras, family kit , dan food ware.

Khofifah mengatakan, Kementerian Sosial juga mengerahkan Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan Dumlap sesaat setelah mengetahui Pangandaran diterjang banjir dan longsor.

Kedepannya, lanjut dia, Kementerian Sosial akan menginisiasi terbentuknya Kampung Siaga Bencana (KSB) di Desa Kalijati, Kecamatan Sidamulih, Pangandaran.

Sementara itu, Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) Adhy Karyono mengatakan dibentuknya Kampung Siaga Bencana ini bertujuan agar masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana bisa mendapatkan pengetahuan dan keterampilan penanggulangan bencana.

“Semoga tidak ada lagi bencana alam yang menambah beban masyarakat kita. Saya berharap masyarakat juga tetap waspada, bersiaga, dan mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana serupa mengingat saat ini sudah masuk musim penghujan,” imbuhnya.

Loading...
Komentar Lewat Akun Facebook