Home Jokowi Woww!! Fadli Zon Mengaku Diminta Tandatangani Surat Penundaan Pemeriksaan Novanto?

Woww!! Fadli Zon Mengaku Diminta Tandatangani Surat Penundaan Pemeriksaan Novanto?

SHARE

Bruniq.com

JAKARTA – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Fadli Zon, mengakui bahwa dirinya diminta oleh Setya Novanto untuk menandatangani surat.

Surat tersebut berisi permintaan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), menunda proses penyidikan terhadap Ketua DPR Setya Novanto terkait kasus dugaan korupsi proyek e-KTP.

Surat yang ditujukan kepada KPK itu diantar langsung oleh Kepala Biro Pimpinan Sekretariat Jenderal DPR RI Hani Tahapsari, Selasa (22/9/2017) kemarin.

“Saya hanya meneruskan aspirasi saja, jadi itu permintaan Novanto,” kata Fadli kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (13/9/2017).

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini menjelaskan, permintaan Novanto tidak berbeda dengan surat masuk yang ditujukan kepada pimpinan DPR.

Dirinya mengaku hanya meneruskan aspirasi, tanpa ada maksud tertentu menandatangani surat tersebut.

 

Fadli mengklaim, seluruh pimpinan DPR mengetahui surat permintaan dari Novanto tersebut dan meneruskannya kepada dirinya karena merupakan Wakil Ketua DPR bidang politik dan keamanan.

“Alasan Pak Novanto agar mengikuti semua proses hukum sesuai dengan aturan yang ada,” kata Fadli.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Biro Pimpinan Sekretariat Jenderal DPR RI Hani Tahapsari, menyampaikan surat kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (22/9/2017) kemarin malam.

 

“Ada surat dari pimpinan DPR yang poin pentingnya sebagai bahan pertimbangan lainnya KPK agar menghormati proses praperadilan yang diajukan,” ujar Hani di Gedung KPK Jakarta.

Dalam surat tersebut, pimpinan DPR menilai praperadilan adalah hal yang lumrah dalam proses penegakan hukum.

Pimpinan DPR meminta KPK mengedepankan azas praduga tak bersalah dan menghormati proses hukum praperadilan yang sedang berlangsung.

“Saudara Setya Novanto memohon kepada pimpinan DPR untuk menyampaikan surat kepada KPK tentang langkah praperadilan tersebut, dengan penundaan pemeriksaan dan pemanggilan saudara Setya Novanto,” kata Hani Tahapsari.

 

Sidang perdana praperadilan Setya Novanto digelar Selasa pagi, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Namun, sidang ditunda karena pihak KPK selaku tergugat berhalangan dan meminta penjadwalan ulang.

Saat dikonfirmasi, Juru Bicara KPK Febri Diansyah belum mengetahui perihal surat tersebut.

Novanto sebelumnya tak memenuhi panggilan pemeriksaan di KPK pada Senin kemarin. Alasannya, sakit.

 

KPK menduga Novanto ikut mengatur agar anggaran proyek e-KTP senilai Rp 5,9 triliun disetujui oleh anggota DPR.

Selain itu, Novanto diduga mengondisikan pemenang lelang dalam proyek e-KTP sewaktu menjabat Ketua Fraksi Golkar di DPR.

Bersama pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong, Novanto diduga ikut menyebabkan kerugian negara Rp 2,3 triliun.

SOURCEtribunnews.com
SHARE
Loading...
Previous articleUkir Sejarah Baru!! Halimah Yacob Janji Akan Jadi Presiden untuk Semua Golongan
Next articleOalah!! Asma Dewi Ditangkap, Sandiaga Uno Bantah yang Bersangkutan…
loading...
Komentar Lewat Akun Facebook