Home Jokowi Tetap Aja Ngotot!! Punya Kakak Anggota Polri, Asma Dewi Diingatkan untuk Berhenti...

Tetap Aja Ngotot!! Punya Kakak Anggota Polri, Asma Dewi Diingatkan untuk Berhenti Sebar Kebencian….

SHARE

Bruniq.com

– Aktivitas Asma Dewi menyebarkan ujaran kebencian di media sosial diketahui oleh kakaknya.

Kedua kakak Dewi merupakan anggota Polri.

Dewi diingatkan untuk berhenti menyebarkan konten tersebut karena bisa dijerat pidana.

“Dia sudah diingatkan sama kakaknya (untuk berhenti),” ujar Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Pol Martinus Sitompul, Jakarta, Rabu (13/9/2017).

Namun, tampaknya peringatan tersebut tak digubris. Aktivitas itu terus dilakukan hingga Dewi ditangkap polisi di rumah kakaknya di Jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan, Jumat (8/9/2017).

 

Dewi ditangkap karena menyebarkan ujaran kebencian dan konten penghinaan kelompok tertentu melalui akun Facebook miliknya.

Dari pengembangan perkara, diketahui Dewi mentransfer Rp 75 juta kepada kelompok penyebar ujaran kebencian, Saracen.

Ia mengirimkan uang melalui NS, anggota Saracen yang belum terungkap. Dana tersebut kemudian bergulir hingga ke bendarahar Saracen berinisial R yang juga belum terungkap.

 

Dalam kasus Saracen, polisi telah menetapkan empat pengurusnya, yakni JAS, MFT, SRN, dan AMH sebagai tersangka. Kelompok ini menetapkan tarif sekitar Rp 72 juta dalam proposal yang ditawarkan ke sejumlah pihak.

Mereka bersedia menyebarkan konten ujaran kebencian dan berbau SARA di media sosial sesuai pesanan.

Media yang digunakan untuk menyebar konten tersebut antara lain di Grup Facebook Saracen News, Saracen Cyber Team, situsSaracennews.com, dan berbagai grup lain yang menarik minat warganet untuk bergabung.

Hingga saat ini diketahui jumlah akun yang tergabung dalam jaringan Grup Saracen lebih dari 800.000 akun.

SHARE
Loading...
Previous articleMenyejukkan!! Jokowi Minta Ulama Ikut Jaga Kerukunan di Tahun Politik. Ini Arahanya…..
Next articleSelamat!! Brigjen Syaiful Jadi Kapolda Babel, Gantikan Brigjen Anton Wahono
loading...
Komentar Lewat Akun Facebook