Home Jokowi Terkait Saracen, Ruhut Sitompul: “Selama ini yang lantang bersuara sekarang terlihat semua...

Terkait Saracen, Ruhut Sitompul: “Selama ini yang lantang bersuara sekarang terlihat semua sudah pada tiarap,”

SHARE

Bruniq.com
– Politisi Ruhut Sitompul mengapresiasi kinerja Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan jajarannya di Mabes Polri dalam menangkap Asma Dewi yang diduga terkait sindikat Saracen.

Atas penangkapan tersebut, Ruhut yakin keseriusan Polri dalam mengungkap sindikat Saracen, bukan hanya para pengurusnya, tapi juga pengguna jasa kelompok yang diduga menyebar isu SARA dan berita hoax lewat media sosial untuk kepentingan politik.

“Kita berterima kasih kepada Mabes Polri. Dalam kaitan dengan Saracen ini memang Pak Tito dan jajarannya tidak main-main untuk mengungkap Saracen bukan hanya penyebaran mereka, tetapi siapa dibelakang saracen tersebut,” kata Ruhut kepada Netralnews.com, Selasa (12/9/2017).

Ditambahkan juru bicara Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok-Djarot Saiful Hidayat di Pilkada DKI 2017 itu, penangkapan Asma Dewi dan pengungkapan Saracen, merupakan peringatan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi), tentang keseriusan pemerintah dalam memberantas pelaku penyebar isu SARA, fitnah, dan teror lewat media sosial.

“Bicara Saracen tidak bisa terlepas dari SARA, fitnah, dan teror melalui pemberitaan-pemberitaannya. Dan ini semua warning dari bapak presiden kita yang ke-7, Bapak Joko Widodo,” ujar Ruhut.

Lebih jauh mantan petinggi Partai Demokrat ini menyebut, peringatan dari Presiden Jokowi itu mulai menampakan hasilnya. “Selama ini yang lantang bersuara sekarang terlihat semua sudah pada tiarap,” papar Ruhut.

Sebelumnya diberitakan, Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri pada Jumat (8/9/2017), menangkap Asma Dewi, karena diduga mengunggah konten ujaran kebencian dan penghinaan agama dan ras tertentu di akun media sosialnya.

Asma Dewi yang disebut-sebut sebagai salah satu koordinator Tamasya Al-Maidah ini, juga dikaitkan dengan sindikat Saracen, kelompok yang diduga menyebar isu SARA dan berita hoax lewat media sosial untuk kepentingan politik. Kabarnya ia mentransfer uang sebesar Rp 75 juta ke pengurus inti Saracen.

SHARE
Loading...
Previous articleMengagumkan, Mulianya Hati Presiden!! Jokowi Bantu Rp 30 Juta untuk Keluarga Hafidin di Banjarnegara
Next articleDjarot: Apa Itu Pil PCC? Yang saya Tahu Pil KB. Ini Himbauan Djarot….
loading...
Komentar Lewat Akun Facebook