Home Jokowi Oalah, Bagaimana Ini!! Fadli Teken Surat Tunda Pemeriksaan Novanto di KPK, Gerindra...

Oalah, Bagaimana Ini!! Fadli Teken Surat Tunda Pemeriksaan Novanto di KPK, Gerindra Protes. Bilang Begini….

SHARE

Bruniq.com

Jakarta – Gerindra memprotes surat dari DPR ke KPK yang meminta pemeriksaan Setya Novanto dalam kasus e-KTP ditunda. Surat tersebut diteken Wakil Ketua DPR dari Fraksi Gerindra, Fadli Zon. Gerindra akan memanggil Fadli untuk meminta klarifikasi.

“Saya mau menanyakan ke Pak Fadli, ‘Kenapa lo menulis surat begituan?’,” ujar Ketua F-Gerindra Ahmad Muzani di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (13/9/2017)

Menurut Muzani, Fadli bertindak berlebihan karena menandatangani surat permintaan penundaan pemeriksaan Novanto. Muzani mengimbau semua pihak menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

“Bahwa surat itu ditandatangani Fadli Zon sama saja. Mau Fadli Zon, mau siapa saja, menurut saya itu di luar, melampaui kewenangan pimpinan DPR,” tutur anggota Komisi I DPR itu.

“Kami sangat menyayangkan surat itu ke KPK. Harusnya pimpinan DPR tak melakukan itu sambil terus menghormati keputusan KPK, juga menghormati praperadilan Novanto,” imbuh dia.

Selain itu, menurut Muzani, surat itu seharusnya dibawa ke Bamus untuk dibahas sebelum dikirim. Gerindra, kata dia, tak setuju dengan surat itu.

“Seharusnya itu dibicarakan para anggota Bamus karena ini pernah dibicarakan. Ketika itu, F-Gerindra menyatakan ketidaksetujuannya,” tegas Sekjen Gerindra ini.

Sebelumnya, Fadli mengonfirmasi bahwa dialah yang meneken surat tersebut karena posisinya sebagai Wakil Ketua DPR bidang politik, hukum, dan keamanan. Fadli yakin surat tersebut tak melanggar aturan.

“Sebagaimana halnya di masyarakat juga banyak permintaan semacam itu dan kalau dikirim itu tetap sesuai aturan dan UU yang berlaku. Sebagai permintaan meneruskan, istilahnya itu,” imbuh Fadli.

SHARE
Loading...
Previous articleHeboh!! Al-Qaidah Ancam Hukum Myanmar karena Krisis Rohingya
Next articleNah Lho, Mulai Terkuak!! Terkait Saracen. Fahira: Kata Adiknya, Tak Mungkin Punya Rp 75 Juta
loading...
Komentar Lewat Akun Facebook