Home Jokowi Ngagenin!! Untuk Veronika Tan Istriku……

Ngagenin!! Untuk Veronika Tan Istriku……

SHARE

Bruniq.com

-Untuk Vero istriku,

Sekarang aku harus berterima kasih akan keadaan saat ini kepada semua pihak yang menyebabkan aku menjadi narapidana dan ditahan langsung tanpa menunggu proses lebih lanjut.

Tak terbayang jika aku tidak ditahan, aku akan terus bekerja seperti dulu sampai Oktober sampai masa jabatan. Itu artinya saya bangun jam 04.30 (kamu memberiku gelar robot) karena semua waktu dihitung tepat agar aku bisa tiba di Balai Kota jam 07.30 WIB karena sudah banyak yang menunggu dan kerja non stop sampai pulang ke rumah sudah di atas jam 21.00 WIB.

Sabtu-Minggu selain ke kawinan, juga selesaikan dispensi surat dan kadang sampai tengah malam di malam Senin agar hari Senin tidak ada surat yang tertinggal. Kamu memberi gelar padaku robot sungguh benar.

Sekarang di hari pernikahan kita yang ke-20 tahun, saya bersyukur bisa ada waktu mengenalmu dan memperhatikan kamu. Dulu aku benar-benar ‘take it for granted’ sampai-sampai anak juga kamu yang ajak jalan dan bicara.

Hadiah terbesar HUT pernikahan ke-20 tahun adalah aku di dalam tahanan menyadari betapa beruntungnya pernikahan kita masih utuh dan engkau memaafkan semua kegilaan kerjaku melayani masyarakat. Dan sekalipun mendapat balasan masuk dalam tahanan dan tidak dipilih, tetapi saya mendapatkan istri yang mengasihi aku dan anak-anak kembali. Kalau ada yang salah dalam hubungan suami istri umumnya yang salah pasti sang suaminya.

Aku bersyukur dalam tahanan menjadi banyak waktu untuk merenung, betapa istriku bukan lagi seperti dulu. Sekarang sudah jadi dewasa, mampu berprestasi akan menjadi perempuan penolong bagi saya.

Sungguh benar dikatakan dalam Amsal Salomo, istri yang berakal budi adalah anugerah Tuhan.

***

Hidup bersama dengan orang yang mempunyai latar belakang berbeda akan memunculkan masalah yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya. Masalah sekecil apapun dapat menjadi masalah besar. Masalah tersebut dapat muncul dari kebiasaan yang berbeda antar pasangan.

Mengarungi bahtera rumah tangga selama 20 tahun bukanlah waktu yang singkat. Ada banyak aral dan rintangan, kerikil-kerikil tajam dan badai yang menerpa. Ahok dan Veronika Tan telah mengarungi bahtera rumah tangga melewati segala aral dan rintangan, kerikil-kerikil tajam dan badai yang menerpa hingga 20 tahun lamanya. Ini bukan waktu yang singkat.

Hubungan pernikahan adalah perjalanan yang panjang dan jauh. Dalam perjalanan yang panjang itu tidak mungkin tidak ada permasalahan kehidupan, baik itu hanya riak-riak kecil atau gelombang besar sekalipun. Namun masalah apapun yang dihadapi bersama adalah harus dijalanai secara bersama-sama, sperti yang dialami Ahok saat ini.

“Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia” (Matius 19:6).

Usia perkawinan 20 tahun bukan usia yang singkat. Surat Ahok buat Veronika Tan dari balik penjara adalah bukti cinta seorang suami kepada pendamping hidupnya yang selama ini telah bersama-sama melewati masa-masa sukar dan senang, suka dan duka, bersama-sama.

Landasan sebuah perkawainan yang sukses adalah dengan dasar kepercayaan. Kepercayaan Veronika Tan terhadap Ahok yang tetap setia mendampingi sang suami sekalipun dalam kondisi terpidana dan meringkuk dalam penjara.

Jalan Tuhan terhadap hidup Ahok. Menjadi suami sekaligus pemimpin warga DKI Jakarta bukan tugas yang mudah. Ahok mmapu menjadi imam dalam rumah tangga dan memberi teladan yang baik bagi anggota keluarganya dan rakyat yang dipimpinnya.

Ahok yang selama ini gila kerja melayani warga DKI sehingga sering disebut robot oleh Veronika Tan telah membuka mata seorang Ahok bahwa cara Tuhan menempatkannya dalam penjara adalah cara Tuhan mendekatkan dirinya dengan istri tercintanya.

Keluarga adalah segalanya, kebahagiaan yang pak Ahok rasakan saat ini masih ada pendamping setia yang tetap menemaninya dalam hidup yang fana ini. Kesabaran menghadapi badai kehidupan memunculkan pelangi indah.

Toh apa sih yang dicari di dunia ini. Hidup ini hanya sementara, ketika mati suatu saat nanti tidak ada harta benda dari dunia ini yang dibawa ke akhirat, kecuali nama baik yang terus dikenang sepanjang masa.

Tantangan hidup Ahok yang sesungguhnya baru dimulai saat ini. Bersyukur dalam segsla hal, tetap tanah dalam kesesakan. Semoga rumah tangga Ahok dan Veronika Tan diberkati Allah dalam suka dan duka hingga maut memisahkan.

“Dan akhirnya, hendaklah kamu semua seia sekata, seperasaan, mengasihi saudara-saudara, penyayang dan rendah hati, dan janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan, atau caci maki dengan caci maki, tetapi sebaliknya, hendaklah kamu memberkati, karena untuk itulah kamu dipanggil, yaitu untuk memperoleh berkat.” (1 Petrus 3:8-9).

loading...
Komentar Lewat Akun Facebook