Home Jokowi Mengejutkan!! Penghina Iriana Jokowi Ternyata Simpatisan HTI, Pantas Hina Iriana Pelacur Berjilbab

Mengejutkan!! Penghina Iriana Jokowi Ternyata Simpatisan HTI, Pantas Hina Iriana Pelacur Berjilbab

SHARE

Bruniq.com

-Meski sebenarnya penghina Ibu Iriana ini sudah dimaafkan oleh kedua akan Presiden Jokowi dan tentu saja juga dimaafkan sama Ibu Iriana dan Presiden Jokowi, tetapi tetap saja kena cyduk. Dodik Ikhwanto pemilik akun IG Warga-Biasa dicyduk oleh polisi di tempat tinggalnya di Palembang.

Polisi mengetahui posisi Dodik yang adalah pelaku utama setelah terlebih dahulu mengamankan Dani Widya di daerah Laswi kota Bandung. Dani Widya kemudian mengarahkan polisi kepada pelaku utama Dodik. Di rumah pelaku polisi mengamankan barang bukti berupa dua buah telepon seluler berserta dua sim card, bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), dan gantungan kunci HTI.

Sebelumnya, Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep yang dimintai pendapatnya oleh para netizen atas postingn menghina Ibu mereka tidak mau memproses lebih lanjut. Mereka dengan tenang dan seperti biasanya hanya menanggapi datar penghina ibu mereka ini.

Sepertinya, Gibran dan Kaesang sadar bahwa dalam dunia politik para penghina dan hatters tidak perlu lagi digubris karena hanya akan menghabiskan waktu untuk hal-hal yang tidak penting. Berbeda dengan tanggapan Gibran saat pertama kali tampil di depan media. Gibran terlihat emosi karena fitnah yang menyudutkan keluarganya.

Tetapi yang namanya ujaran kebencian seperti yang disampaikan oleh penghina Iriana Jokowi tersebut tidaklah bisa dibiarkan. Apalagi penghinaan ini masuk dalam penghinaan Ibu negara. Dan setelah ditelusuri, akun milik Dodik ini juga menghina Presiden Jokowi.

Apa yang dilakukan Dodik ini dengan melihat penemuan polisi adanya bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), dan gantungan kunci HTI, maka menjadi sangat wajar saja kalau Dodik melakukan penghinaan seperti itu. Bagi mereka yang menjadi simpatisan aliran garis keras dan radikal, Bagi mereka-mereka ini, menghina orang lain ibadahnya rendah memang paling jago.

Bayangkan saja bagaimana dia bisa menilai Ibu Iriana sebagai seorang PELACUR pakai Jilbab. Menuduh Iriana memakai Jilbab hanya untuk menutupi aib. Ini jelas adalah pernyataan-pernyataan yang biasa diungkapkan oleh mereka yang termasuk kaum paling benar sendiri.

Kaum seperti ini adalah kaum yang merasa paling benar menafsirkan agama dan yang paling punya hak untuk menentukan mana yang benar dan salah. Bahkan mereka merasa orang yang paling pantas mendapatkan surga. Bahkan sudah mereka kapling-kapling. Jangankan orang biasa, Ulama pun mereka hina juga.

Jadi, kalau penghina Iriana sampai berani dan tidak ada nurani sedikit pun menyebut Iriana sebagai Pelacur pakai jilbab, ini menjadi kwajaran karena ditemukannya bendera HTI dan gantungan kunci HTI. Hal ini semakin mengkonfirmasi bahwa ajaran HTI ini sangat berbahaya.

Dodik sendiri juga mengaku bahwa dia tidak suka dengan pemerintah. Bisa saja ini juga pengaruh dari ajaran HTI tersebut. Merasa diri paling benar, merasa paling pantas dan berhak menilai keimanan seseorang. Ini adalah ancaman kehidupan bermasyarakat yang paling berbahaya.

HTI dan Islam radikal ancamannya sudah sangat nyata dan harus segera diberantas. Dalam sebuah kelas mengenai Islamisme, seorang narasumber menyebutkan bahayanya gerakan Islam radikal ini bahkan sudah masuk dalam dunia pendidikan.

Dia menyebut bagaimana seorang temannya terpaksa memindahkan anaknya dari sebuah sekolah karena anaknya mulai bertanya-tanya tentang tetangganya non muslim masuk surga atau tidak. Padahal, anaknya tersebut masih SD dan sangat tidak relevan pertanyaan tersebut dibahas.

Dia segera memindahkan karena khawatir nanti lama-lama anaknya akan ditanamkan kebencian kepada non muslim. Bahkan bisa-bisa diajarkan untuk membunuh non muslim. Seperti baru-baru ini kita mendapatkan fakta menyedihkan mengenai seorang anak ii tahun asal Indonesia yang jadi militan ISIS.

Embrio kebencian kepada non muslim dan juga ketidaksukaan kepada pemerintah adalah ancaman bagi kebhinekaan. Yang juga berarti ancaman bagi keutuhan NKRI. Negara ini akan diajarkan saling membenci sesama umat beragama yang akan berakibat saling membunuh seperti yang terjadi di beberapa negara.

Saya berharap, simpatisan dan pendukund, serta kader-kader HTI segera direvitalisasi dan direhabilitasi ke-Indonesiaannya. Jangan sampai mereka dibiarkan dan tetap menghidupkan gerakan makar menggantikan NKRI dengan gerakan-gerakan lain dengan bungkus azas Pancasila.

Tidak ada ampun, HTI harus dibubarkan sampai ke akar-akarnya.

Salam NKRI.

SOURCEseword.com
SHARE
Loading...
Previous articleMenggemparkan!! Polisi Cari Keterkaitan Asma Dewi dengan Salah Satu Paslon Pilgub DKI Jakarta
Next articleTerungkap!! WNI Eks Pendukung ISIS: Mereka Lebih Parah dari Binatang
loading...
Komentar Lewat Akun Facebook