Home Djarot Mengejutkan!! Asma Dewi Ditangkap, Video Wanita Anti Ahok Viral, Netizen: Kok Mirip?

Mengejutkan!! Asma Dewi Ditangkap, Video Wanita Anti Ahok Viral, Netizen: Kok Mirip?

SHARE

Bruniq.com

 Video seorang wanita yang berteriak bunuh mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahokkembali viral di media sosial dan menjadi perbincangan hangat warganet (netizen).

“Bunuh AhokAhok cuma punya dua pilihan, penjara atau mati! Allahu Akbar, takbir, Allahu Akbar,” begitulah kata wanita tersebut dalam sepenggal video yang beredar di media sosial.

Dalam video tersebut, wanita itu dan beberapa temannya terlihat tengah berjalan sambil meneriakan kata-kata tersebut dengan senyum sumringah. Mereka seperti mengikuti sebuah aksi.

Video itu kembali viral, lantaran warganet menyebut, ada kemiripan antara wanita yang teriak bunuh Ahok dengan Asma Dewi, wanita yang ditangkap karena diduga mengunggah konten ujaran kebencian dan unsur SARA di akun media sosialnya.

Adalah pemilik akun Twitter @kangdede78 yang kembali mengunggah video berdurasi 10 detik itu.

“Masih ingat Ibu yg teriak2 “Bunuh Ahok?? koq mirip yah dgn TERCYDUK  yg terkait Saracen. apa mata saya yg siwer? (Emoji tertawa),” tulis @kangdede78, Senin (11/9/2017).

Video dan caption @kangdede78 sontak dibanjiri komentar warganet. Kebanyakan dari mereka membenarkan kemiripan tersebut, serta mengecam aksi wanita yang berteriak bunuh Ahok.

“Oiya.. setelah saya cermati memang wajahnya sangat mirip, bagaikan pinang dibelah golok bang japar.. (Emoji senyum),” kata @RinjaniJB.

“Bunuh Ahok atau penjara,sungguh kata2nya kasar dn tdk terpuji,  Skrg malah dirinya nyungsep jg dipenjara. Smg tdk mati ngenes di dlm penjara,” kata @putri_teratai76.

“Muke licin ky marmer,klakuan kasar ky parutan….Bunuh orang kok teriak atas nama Allah…Skarang rasain balasannya !!!!” ujar @BeohariMarumama.

“Era Teknologi Informasi Semua data akan terRekord pada Server dan tdk bisa dihapus! Polisi dg mudah mencari benang merah nya! @DPR_RI,” kata @wahyonokuP.

Sebelumnya diberitakan, Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri pada Jumat (8/9/2017), menangkap seorang wanita bernama Asma Dewi, karena diduga mengunggah konten ujaran kebencian dan penghinaan agama dan ras tertentu di akun media sosialnya.

Asma Dewi disebut-sebut sebagai salah satu koordinator Tamasya Al-Maidah, sebuah gerakan yang muncul di Pilkada DKI April 2017 lalu, yang dibentuk oleh pihak-pihak yang kontra Ahok – Djarot.

Tujuan dari Tamasyah Al-Maidah menurut para penggagasnya kala itu, adalah mengajak seluruh masyarakat dari daerah datang ke Jakarta untuk ikut mengawasi Tempat Pemungutan Suara (TPS), agar pilkada DKI berjalan aman, tertib, dan jauh dari kecurangan.

Selain itu, Asma Dewi juga disebut mentransfer uang sebesar Rp 75 juta ke pengurus inti kelompok Saracen, sindikat yang diduga menyebar isu SARA dan berita hoax lewat media sosial untuk kepentingan politik.

loading...
Komentar Lewat Akun Facebook