Home Jokowi Ciee…Boro boro Minta Syarat Biar Pulang!! Telak, Polda Metro Pastikan Kasus Chat...

Ciee…Boro boro Minta Syarat Biar Pulang!! Telak, Polda Metro Pastikan Kasus Chat Mesum Habib Rizieq Tetap Lanjut

SHARE

Bruniq.com
– Kasus chat mesum yang melibatkan pimpinan FPI Rizieq Syihab dan Firza Husein akan tetap dilanjutkan kepolisian. Sejauh ini belum ada rencana menghentikan kasus tersebut. Seperti diketahui Rizieq Syihab saat ini masih berada di Arab Saudi. Ia akan pulang ke Indonesia setelah ada jaminan dari Presiden Jokowi kasusnya tidak dilanjutkan.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, penghentian penyidikan merupakan kewenangan penyidik. “Yang menghentikan kasus kan penyidik,” ujarnya Jumat (15/9).

Menurutnya bisa saja Rizieq meminta kasusnya dihentikan dan tidak dipermasalahkan tapi polisi tetap bekerja. “Kalau polisi tetap kerja, nanti kita cek,” tambahnya.

Jika nanti Rizieq pulang ke Indonesia dan diperiksa, Argo memastikan mekanisme pemeriksaan akan dilakukan secara adil. “Kita sesuai SOP. Kita memeriksa dengan fair,” ujarnya.

Argo mengatakan selama ini pihaknya telah melakukan berbagai tindakan agar kasus itu tak mandek. “Tindakan ada. Kita kan sudah bertindak, kita meriksa-meriksa semua,” ujarnya.

Apakah akan ada upaya membawa paksa Rizieq Syihab dari Arab Saudi? Terkait itu Argo mengatakan akan mengecek apakah ada aturan antar negara terkait itu. “Kita kan punya aturan masing-masing negara itu. Kita tidak segampang ke negara orang kita bertindak tapi kita cek dulu apakah bisa atau tidaknya,” jelasnya.

Terkait apakah ada pihak yang membiayai pimpinan FPI itu selama tinggal di Arab Saudi? Argo mengatakan tidak mengetahui dan akan menanyakan ke pengacara yang bersangkutan.

Sumber:https://www.merdeka.com/peristiwa/polda-metro-pastikan-kasus-chat-mesum-habib-rizieq-tetap-lanjut.html

*Berita Sebelumnya: Rizieq punya Permintaan dan Syarat kepada Jokowi – Polri jika ia ingin pulang

Rizieq Shihab, yang jadi tersangka kasus dugaan chat berbau porno itu masih belum ingin kembali ke Indonesia. Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) tersebut saat ini masih berada di Arab Saudi.

Melalui Kuasa Hukumnya, Eggy Sudjana menyatakan bahwa Rizieq ingin sekali kembali ke Indonesia. Tetapi, Rizieq memiliki banyak permintaan dan syarat agar ia mau pulang Indonesia.

Eggy menyebut salah satu persyaratannya itu ialah polisi tidak akan menangkap Rizieq jika kembali ke Indonesia. “Habib dengan sadar mau pulang kalau datang tidak ditangkap. Dia berjanji tidak akan terjadi kerusuhan dan hal-hal lain,” kata Eggy.

Selain meminta kepada polisi agar dirinya tidak ditangkap, Rizieq melalui Eggy juga meminta kepada Presiden Joko Widodo agar polisi segera menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3). Hal itu untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan.

Lebih lanjut, Eggy menambahkan jika Rizieq ditangkap, maka kliennya itu tak akan mampu untuk mencegah daya radikalisme para pengikutnya. “Belum lagi jika ada pihak-pihak lain yang mendompleng situasi itu. Jadi garansinya Presiden,” ucapnya.

Pulang atau tidaknya Rizieq, Eggy menerangkan bahwa keputusan tersebut ada di tangan Presiden. Karena menurutnya, Presiden merupakan panglima tertinggi di Indonesia.

“Kalau Presiden mengatakan silakan Habib Rizieq pulang, maka semua dalam kondisi aman. Karena Presiden adalah Panglima tertinggi dari TNI dan Polri. Jadi dia berhak katakan keadaan itu,” ucapnya.

Namun, Jika Presiden tidak melakukan tindakan yang Rizieq inginkan, maka Rizieq dipastikan tidak akan pulang. Hal itu menurutnya agar menjaga keutuhan bangsa Indonesia.

“Kalau tidak ya sudah, Habib tidak pulang demi jaga persatuan bangsa Indonesia ini,” tandasnya.

Selain itu, Eggy bercerita Rizieq rela dihina dan dicaci maki oleh banyak orang, ketimbang dirinya harus pulang ke tanah air. Rizieq juga lebih baik dikatakan sebagai orang yang penakut dan melarikan diri atas kasus yang menimpa dirinya.

“Daripada gagah-gagahan kembali ke Indonesia dan kemudian ditangkap kemudian terjadi kerusuhan kemudian bunuh-bunuhan. Jadilah bangsa kita ini pecah belah lagi,” ujar Eggy saat bertemu dengan Rizieq.

“Keterharuannya, pada saat Habib Rizieq bilang ke saya perintah beliau jangan sampai satu tetes darah pun tumpah, lebih baik dihina seperti ini tapi Indonesia aman,” tambahnya.

Selain itu, kata Eggy, Rizieq juga tak ingin jika nantinya dia pulang ke Tanah Air, maka jutaan masa pendukungnya itu akan melakukan penutupan terhadap bandara. Karena itu akan bisa merugikan pihak bandara hingga mencapai triliunan.

“Jangan sampai saya kembali ke Indonesia ada kerusuhan penangkapan, bandara ditutup karena ada jutaan orang sambut dia. Berdasarkan perhitungan ekonomi kalau bandara sampai ditutup Rp 9 triliun rugi bandara,” kata Eggy menirukan perkataan Rizieq.

Namun, Rizieq Shihab mengatakan dirinya siap ditangkap oleh aparat kepolisian jika dilakukan di Arab Saudi. “Kalau benar saya salah, silakan tangkap saya di sini di Saudi. Tetapi kalau betul saya salah, tetapi kan tidak juga,” kata Eggy.

Eggy mengklaim dalam kasus chat mesum Rizieq dengan Firza Husein, polisi belum mempunyai bukti yang kuat untuk menangkap pimpinan FPI itu. “Bahkan, Kapolri terakhir katakan tidak cukup alat bukti dan akan diproses SP3, itu yang ditunggu Habib,” klaimnya.

Menurut Eggy Sudjana, Rizieq juga menunggu dari keputusan Presiden Joko Widodo. Karena Jokowi lah yang bisa menyelesaikan kasus yang menimpa Rizieq tersebut. “Semua bermuara pada Presiden Jokowi, apakah Presiden mau lihat bangsa dan negara ini aman dan tentram?” tandasnya.

Sumber:http://www.indowordnews.com/2017/09/rizieq-punya-permintaan-dan-syarat.html

SHARE
Loading...
Previous articleNgagenin!! Untuk Veronika Tan Istriku……
Next articleLuar Biasa!! Jokowi Bangga Susi Pudjiastuti Kembali Membuat Gebrakan….
loading...
Komentar Lewat Akun Facebook