Home Djarot Woww!! Sebut Jokowi Sengaja Persiapkan Gatot Jadi Pendampingnya pada Pilpres 2019, Menurut...

Woww!! Sebut Jokowi Sengaja Persiapkan Gatot Jadi Pendampingnya pada Pilpres 2019, Menurut Anda?

SHARE
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat memberikan pengarahan kepada 1.500 Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Banten, bertempat di Lapangan Kampus UIN, Serang, Provinsi Banten, Senin (17/7/2017)

Bruniq.com
JAKARTA – Pengamat komunikasi politik Hendri Satrio menilai, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sengaja mempersiapkan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo untuk menjadi pendampingnya dalam Pemilu Presiden (Pilres) 2019.

Menurut pandangan pribadinya, Jokowi merestui Gatot untuk roadshow sekaligus kampanye bertemu dan mengambil hati masyarakat.

“Kalau menurut saya pribadi, Pak Gatot ini memang dipersiapkan Pak Jokowi di 2019. Karena selama Pak Gatot melakukan roadshow itu tidak terjadi sekalipun atau sedikitpun Pak Jokowi melarang,” kata Hendri kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (9/8/2017).

Dosen di Universitas Paramadina itu meyakini Jokowi punya skenario jangka panjang untuk Gatot yang merupakan alumnus Akademi Militer (Akmil) 1982.

Terbukti, Panglima selalu diberikan kesempatan untuk melakukan roadshow dari kampus hingga pesanteren, termasuk bertemu kalangan ulama. Ini tentunya seizin Jokowi.

“Jadi, menurut saya mungkin ada planning jangka panjang Pak Jokowi dengan Pak Gatot,” katanya.

Hendri menyebutkan, kemungkinan besar jika Jokowi tidak menggandeng Jusuf Kalla lagi di Pilpres 2019 maka Gatot yang akan menjadi pendamping di posisi calon wakil presiden.

Lebih lanjut Hendri mengatakan, ada tiga kriteria calon yang kelak bisa mendampingi Jokowi. Pertama adalah dari unsur pertahanan dan keamanan.

Kedua adalah dari sisi agamis Menurut Hendri, ada nama Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Muhammad Zainul Majdi, Ketua Umum (Ketum) Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan, Ketum Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman, sampai Ketum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar yang bisa masuk kriteria itu.

“Tapi, untuk ukuran Islam dan ekonomi dua-duanya itu ada di Pak Jusuf Kalla. Kan ketua DMI dan lain-lain. Kalau mau mengganti pasangan, kemungkinan besar Pak Jokowi akan mengambil dari sisi pertahanan keamanan,” katanya.

Sementara dari kriteria itu ada nama Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Perencanaan Pembangunan/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardjojo dan mantan Menko Ekuin Rizal Ramli.

loading...
Komentar Lewat Akun Facebook