Home Jokowi Woww!!! Militan Malaysia Salurkan Dana ISIS Pakai Kurir Indonesia?

Woww!!! Militan Malaysia Salurkan Dana ISIS Pakai Kurir Indonesia?

SHARE
Pasukan ISIS berkonvoi.

Bruniq.com- Pasukan anti-terorisme Malaysia menguak penyaluran dana ISIS yang dilakukan oleh militan ISIS asal Malaysia.
Polisi Diraja Malaysia tengah memburu seorang mantan dosen Universiti Malaya, Dr Mahmud Ahmad, yang diduga menjadi penyalur dana untuk ISIS.

Nama Ahmad sebenarnya sudah tak asing, sebab pernah disebut-sebut sebagai ahli persenjataan dan sosok pemimpin andalan dalam hierarki ISIS.

Namun, setelah diusut, Ahmad kemudian diduga merangkap pekerjaan lain, yakni menjadi penyalur dana sumbangan untuk kelompok radikal tersebut.

Menurut informasi yang diperoleh tim intelijen, Ahmad menerima dan menyalurkan dana melalui kurir atau menggunakan metode-metode tertutup lainnya.

Kurir-kurir yang ditunjuknya kebanyakan dari Indonesia dan Malaysia, yang terbang ke Tawau dan pergi ke Mindanao melalui jalur-jalur ilegal.

“Di sana, mereka akan meninggalkan kantong uang sumbangan simpatisan ISIS, sesuai dengan yang sudah dijanjikan dengan militan lain,” ucap seorang sumber dari tim intelijen.

“Militan itu yang akan mengantarkan uang-uang tersebut ke Ahmad,” lanjutnya.

Komunikasi terkait instruksi pengiriman uang dilakukan melalui aplikasi pengirim pesan singkat Telegram.

Modus operandi tersebut dirancang sedemikian rupa agar Ahmad terhindar dari radar polisi.

“Kami mendapatkan informasi bahwa Ahmad juga menggunakan jasa pengiriman dana internasional untuk menerima dana,” kata Kepala Divisi Anti-Terorisme Cabang Khusus Bukit Aman, Deputi Komandan Ayob Khan.

Khan mengatakan pasukannya telah menahan sebanyak 19 orang atas tuduhan penyaluran dana untuk aksi terorisme militan ISIS di Suriah dan Filipina.

“Tiga dari antara mereka diketahui telah menyalurkan lebih dari 200 ribu ringgit (Rp 622 juta) ke Ahmad,” lanjut Khan.

Ahmad juga dikatakan menjalin kontak dengan banyak militan ISIS yang berkewarganegaraan Indonesia di Suriah.
Ia dengan para militan Indonesia itu diketahui membahas soal rencana pemindahan alokasi anggaran untuk pergerakan ISIS di selatan Filipina.

“Kami mendapat informasi bahwa militan Indonesia yang menjalin kontak dengan Ahmad sudah memberitahu para militan di Indonesia untuk membuka rekening baru di sana,” jelas Khan.

“Nantinya, dana sumbangan akan disalurkan ke rekening tersebut dan digunakan untuk memenuhi kebutuhan militan di selatan Filipina,” sambungnya.

Sejak 2014, Ahmad diketahui menerima dana sebesar lebih dari 500 ribu ringgit Malaysia (Rp 1,5 miliar) yang adalah sumbangan dari militan dan simpatisan ISIS.

Khan meyakini konflik Marawi menginspirasi militan di Asia Tenggara untuk merekrut, merencanakan, dan mengumpul dana lebih banyak lagi, demi melakukan lebih banyak lagi serangan.

Pasukan anti-terorisme Filipina telah menggelar tiga operasi terpisah untuk memburu sel teror baru yang direkrut dari Bangladesh dan Indonesia.

Laporan terakhir dari otoritas Filipina mengatakan bahwa Ahmad masih hidup dan sudah bersama pemimpin-pemimpin kelompok pendukung ISIS lainnya, seperti Maute. (Star Online/Manila Times).

(sumber:tribunnews.com)

SOURCEtribunnews.com
SHARE
Loading...
Previous articlePeneliti Intelijen: 16 Masjid Diawasi Karena Dukung ISIS Bisa Dipakai Sudutkan Pemerintah
Next articleTegas!!! Pemerintah Itu Tidak Bodoh Ya…
loading...
Komentar Lewat Akun Facebook