Home Jokowi Wah!!! Ternyata Inilah Alasan PDI Perjuangan Tutup Pintu untuk Ridwan Kamil dalam...

Wah!!! Ternyata Inilah Alasan PDI Perjuangan Tutup Pintu untuk Ridwan Kamil dalam Pilgub Jabar

SHARE

Bruniq.com

JAKARTA – Pintu hampir tertutup untuk Ridwan Kamil agar bisa diusung PDI- Perjuangan dalam Pilkada Jawa Barat 2018.
Hal itu ditegaskan Ketua DPP PDI-Perjuangan, Andreas Hugo Pareira kepada Tribunnews.com, Selasa (8/8/2017).
Anggota Fraksi PDI Perjuangan ini menjelaskan pola pikir Walikota Bandung tersebut, tidak memiliki kesesuaian dengan Partai yang dikomandoi Megawati Soekarnoputri.

Ditambah lagi Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, memutuskan akan maju sebagai Calon Gubernur.
Sedangkan PDI-Perjuangan, tegas Andreas Pareira, sangat menjunjung tinggi asas kolektivitas.

Ia tegaskan, secara jumlah kursi, PDI-Perjuangan mampu mengusung sendiri Cagub tanpa harus berkoalisi dengan partai lain.
“Kita menolak calon-calon yang merasa diri independen tidak perlu partai, tapi hanya butuh rekomendasi partai,” tegas Andreas Pareira.

Ia menjelaskan, bahwa partai pemenang Pemilu 2014 itu menginginkan figur Cagub yang kooperatif dan mau bekerja sama dengan partai dan kader-kadernya untuk pemenangan Pilkada.

Sebelumnya Sekretaris Jenderal PDI-Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengatakan partainya telah menutup kemungkinan untuk mengusung Kang Emil sebagai Cagub dalam Pilkada Jawa Barat 2018.
Hasto menjelaskan, keputusan itu dibuat setelah Kang Emil menyatakan diri maju sebagai Cagub.

“Kami sudah bangun dialog dengan beliau tapi Pak Ridwan Kamil sudah memutuskan sendiri sebagai calon gubernur,” kata Hasto Kristiyanto, Jakarta, Minggu (6/8/2017).

Meski begitu, PDI Perjuangan menghormati keputusan Ridwan Kamil untuk maju menjadi calon gubernur atas inisiatifnya sendiri.

”Karena sudah mencalonkan diri sebagai gubernur, dan partai berdiri kolektivitas, tentu saja dialog buat kami tidak diperlukan lagi,” ujarnya.

Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham pun mengatakan telah berkomunikasi dengan Ridwan Kamil.
Namun, Idrus mengakui komunikasi Emil dan Golkar belum menemui titik kesepakatan.

“Apabila sebuah komunikasi kita lakukan dan belum mencapai titik kesepakatan maka tentu kita harus memikirkan opsi lain,” jelas Idrus

loading...
Komentar Lewat Akun Facebook