Home Jokowi Tegas!! PPP: “Sosok Pak Jokowi Adalah Sosok Yang Bisa ‘Mengerek’ Suara

Tegas!! PPP: “Sosok Pak Jokowi Adalah Sosok Yang Bisa ‘Mengerek’ Suara

SHARE

Bruniq.com

JAKARTA – Ketua Umum PPP Romahurmuziy yakin Joko Widodo dapat meningkatkan perolehan suara partai pendukungnya dalam pemilu 2019. Hal itu dikatakan pria yang akrab disapa Romy itu dalam keterangan tertulis, Minggu (13/8/2017).

“Sosok pak Jokowi adalah sosok yang bisa ‘mengerek’ suara. Tapi suara siapa yang ‘dikerek’, suara PPP kah, Golkar kah, NasDem kah, atau PDIP yang sejak awal mendukung beliau atau justru dibagi rata,” ujar Romy.
Rommy menuturkan saat ini yang terpenting bagi seluruh kader partai berlambang Ka’bah itu bekerja dengan sungguh-sungguh mewujudkan target tiga besar perolehan suara Pilleg 2019.

Menurut Romy, taregt tersebut bukanlah hal yang mustahil, dan dapat diwujudkan jika kader mau bekerja keras, cepat dan akurat.

Sebagai partai pendukung pemerintahan Jokowi, kata Romy, setiap kader PPP juga harus senantiasa membantu pemerintah menyaring dan meluruskan berita-berita fitnah atau hoax yang bertujuan menyerang pemerintahan.
“Seluruh kader harus bekerja keras, membuka diri, dan tidak melupakan tugas kita sebagai bagian dari koalisi pemerintahan hari ini dan 2019 mendatang,” kata Romy.

Selain itu, Romy juga menyebutkan PPP merupakan partai Nahdlatul Ulama (NU) karena merupakan fusi atau gabungan dari empat partai keagamaan pada masanya.
“Orang yang bilang PPP Partai NU itu sudah pasti orang yang mengerti sejarah,” kata Romy.

Tomy menuturkan PPP terbentuk tahun 1973 dari hasil fusi empat partai keagamaan yakni Partai Nadhlatul Ulama, Partai Muslimin Indonesia (Parmusi), Partai Syarikat Islam Indonesia (PSII), dan Persatuan Tabiyah Islamiyah (Perti).
Menurut Romy, atas fusi tersebut PPP dapat disebut sebagai anak kandung NU. Dia juga menyebutkan PPP dapat dikatakan sebagai cucu dari Muhammadiyah karena organisasi tersebut turut berkontibusi dalam pembentukan PPP.

Romy menilai PPP penerus tongkat estafet dari beragam partai keagamaan dan organisasi Islam.

Lebih lanjut, dia menegaskan meskipun berdiri sejak tahun 1973 di era orde baru, namun PPP saat ini tidak dapat dikatakan sebagai partainya orang tua. Buktinya, lanjut Romy, PPP satu-satunya partai saat ini yang memiliki ketua umum berusia muda, 44 tahun, yang tidak lain adalah dirinya.
“Saya ketua umum berusia 44 tahun satu-satunya. Kok bisa PPP dikatakan partainya orang tua,” katanya.

SOURCEtribunnews.con
SHARE
Loading...
Previous articleIni Pernyataan Istri Johanes, Saksi Kunci Kasus e-KTP yang Tewas. Baca Selengkapnya….
Next articleTegas!! Jokowi Bakal Siapkan Sanksi bagi Kepala Daerah….
loading...
Komentar Lewat Akun Facebook