Home Jokowi Tegas!!! Polisi Ingatkan Sketsa Belum Tentu Pelaku Penyerang Novel Baswedan

Tegas!!! Polisi Ingatkan Sketsa Belum Tentu Pelaku Penyerang Novel Baswedan

SHARE
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menunjukan sketsa penyiram air keras kepada Novel Baswedan, di Istana Negara, Jakarta, Senin (31/7/2017).

Bruniq.com- Polisi merilis sketsa wajah dan ciri-ciri yang diduga pelaku penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi, Novel Baswesan.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Komisaris Besar Argo Yuwono menerangkan, sketsa yang dipublikasikan belum tentu pelaku penyerang Novel.
Penyidik membuat sketsa berdasarkan saksi mata yang melihat orang tidak dikenal di sekitar rumah Novel, sebelum peristiwa penyerangan.

Argo mengatakan, tidak ada saksi yang benar-benar melihat pelaku penyerangan saat kejadian.
“Bukan pelaku ya, itu bukan pelaku. Jadi ada orang, ada saksi yang melihat seseorang di situ, dan tidak dikenal. Nah itu,” ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Selasa (1/8/2017).

Sketsa dibuat berdasarkan keterangan saksi yang mengaku melihat orang tidak dikenal duduk di sepeda motor di dekat jembatan rumah Novel.

Saksi tersebut melihat orang tidak dikenal, setelah dia keluar dari Masjid Al-Ihsan tempat Novel salat Subuh.
“Jadi seperti ini ya, ada orang duduk di atas motor, apakah dia pasti pelaku? Nah saksi ini melihat ada orang duduk di atas motor makanya kita tanya, kita sketsa,” kata Argo.

Argo menerangkan, demi mengungkap kasus penyiraman air keras terhadap Novel, penyidik telah memintai keterangan 50 saksi lebih, mengamankan 50 rekaman CCTV, dan memeriksa 100-an toko kimia.

Yang terakhir, Kapolri Jenderal Tito Karnavian mempublikasikan satu sketsa.
Tito menerangkan, sketsa berhasil dibuat 29 Juli 2017. Didapat setelah memintai keterangan seorang saksi.
Penyidik Polri menggandeng kepolisian dari Australia untuk menyelesaikan sketsa.

Di mana saksi, pada saat kejadian penyerangan, melihat orang mencurigakan berdiri tidak jauh dari tempat Novel salat subuh.
Terduga pelaku memiliki ciri-ciri tinggi badan 170 sentimeter, kulit hitam, rambut keriting, dan berbadan ramping.
Sampai saat ini, tepatnya 112 hari pasca kejadian, polisi belum mampu mengungkap kasus. Kini, Novel pun masih dirawat di Singapura.

 

 

(Sumber:tribunnews.com)

loading...
Komentar Lewat Akun Facebook