Home Jokowi Tegas!! Panglima TNI: Jangan Tampai Itu Terjadi…..

Tegas!! Panglima TNI: Jangan Tampai Itu Terjadi…..

SHARE
Jenderal Gatot Nurmantyo.

Bruniq.com- Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo meminta masyarakat untuk mewaspadai benih-benih yang saat ini sudah mulai muncul untuk memicu perpecahan antarumat beragama dengan cara mengadu domba. Gatot tidak ada pertikaian dan konflik agama terjadi.

“Jangan sampai ada pertikaian dan konflik antaragama yang dapat merusak, menghancurkan bangsa dan negara. Jangan sampai itu terjadi,” kata Jenderal TNI Gatot Nurmantyo ketika menggelar “Simakrama” (temu rasa) Kebangsaan Parisadha Hindu Dharma di Taman Bhagawan, Nusa Dua, Kabupaten Badung, seperti dilansir Antara, Sabtu (5/8).

Dalam temu rasa dengan tema ‘Wawasan Kebangsaan’ yang dihadiri ribuan tokoh agama dan masyarakat itu, Jenderal Gatot meminta masyarakat untuk ikut meredam potensi konflik dan tidak membiarkan benih-benih perpecahan tersebut muncul. Mengutip pernyataan Presiden Joko Widodo, Ia mengingatkan masyarakat untuk memperkuat persatuan dan kesatuan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika untuk mempertahankan kedaulatan serta keutuhan NKRI.

“Itulah yang harus tetap dijaga dan dibina. Kuncinya adalah Pancasila sebagai dasar negara sekaligus ideologi bangsa Indonesia, karena Pancasila dirumuskan dengan nilai-nilai Ketuhanan yang sudah disepakati oleh para pemuka agama pada awal kemerdekaan,” ucapnya.

Panglima TNI mengatakan Presiden pertama Soekarno pernah mengingatkan bahwa NKRI yang berideologi Pancasila merupakan milik bangsa Indonesia bukan milik satu golongan, agama, atau suku. Begitu juga Presiden Jokowi, kata dia, juga meminta agar Pancasila diimplementasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara serta dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kesempatan itu, Jenderal Gatot juga mengingatkan semangat nasionalisme tanpa melihat latar belakang dan sifat kedaerahan seperti yang dilakukan dari para pejuang, tokoh agama dan pemuda hingga lahir Sumpah Pemuda tahun 1928. Dalam waktu 17 tahun setelah ikrar itu lahir, ucap dia, kemerdekaan Indonesia dapat direbut yang ditandai proklamasi kemerdekaan yang disampaikan proklamator Bung Karno dan Bung Hatta, 17 Agustus 1945.

“Bangsa ini bergotong royong, dipelopori oleh para pahlawan, ulama dan�rakyat sehingga dapat merebut kemerdekaan dengan senjata apa adanya,” ucapnya.

(Sumber;merdeka.com)

SOURCEmerdeka.com
SHARE
Loading...
Previous articleTegas!!! Berkali-kali Panglima TNI minta rakyat jauhi ulama dan pendeta bayaran
Next articleServei Poltracking: Pemilu 2019 paling mungkin diikuti dua calon, Menurut Anda?
loading...
Komentar Lewat Akun Facebook