Home News Pluralitas Indonesia Bisa Jadi Contoh Negara Lain, Anda Setuju?

Pluralitas Indonesia Bisa Jadi Contoh Negara Lain, Anda Setuju?

SHARE

Bruniq.com

– Masyarakat Indonesia yang plural atau majemuk bisa menjadi contoh bagi negara-negara lain. Walau umat Islam menjadi mayoritas penduduk di negeri ini, namun tidak membatasi ritus peribadatan agama-agama lainnya.

“Saya pikir Indonesia bisa dijadikan model aktif dalam melihat keberagamaan. Walaupun Indonesia (penduduknya) negara mayoritas muslim, tapi disini ada Candi Borobudur dan Candi Prambanan sebagai tempat melaksanakan ibadahnya,” ungkap Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dalam acara Asian Youth Day (AYD) ke-7 di Jogja Expo Center (JEC) di Jl Gedongkuning, Bantul, Rabu (2/8/2017) malam.

Menurutnya program ini bisa menjadi program saling berkumpul, saling bagi pengetahuan dan tentunya saling belajar keberagaman. Menurutnya keberagaman adalah keniscayaan, sehingga manusia tidak bisa mengingkari keberagaman tersebut. Sebab itu diperlukan media pembelajaran, terutama bagi generasi muda untuk mempelajari realitas pluralitas di tengah-tengah masyarakat.

“Keragaman sesuatu yang niscaya di dunia ini, semua dari kita tidak bisa mengingkarinya, sehingga kita harus menyikapinya dengan penuh kearifan. Melalui acara seperti ini diharapkan anak muda belajar memahami keragaman, agar bisa menyikapinya dengan penuh kearifan,” paparnya.

Dia mengatakan belajar untuk memahami keberagaman itu perlu diterapkan di Indonesia. Semakin arif masyarakat menyikapi keberagaman, diharapkan kehidupan kebangsaan di Indonesia semakin membaik di masa yang akan datang.

“Ini penting bisa diterapkan di seluruh masyarakat Indonesia, apapun agamanya itu. Agar kehidupan kebangsaan kita semakin membaik di masa depan,” katanya.

Sementara itu Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menambahkan, kehidupan keberagaman di Indonesia selama ini sudah berjalan baik. Buktinya banyak tempat di negeri ini, yakni ada masjid dengan tempat peribadatan lainnya seperti gereja, berdiri saling berdampingan tanpa ada permusuhan.

“Di beberapa kota (di Indonesia), dapat dijumpai masjid dan gereja (berdiri) berdampingan. Ini menjadi saksi kehidupan keberagaman yang ada di sini. Wasiat agama memerintahkan kepada kita untuk berbuat baik,” pungkas Sultan.

(sumber:derik.com)

SOURCEdetik.com
SHARE
Loading...
Previous articleMenteri Susi dan Sandiaga Berbalas Tweet Soal Impor Garam, Ini Tweet Cerdas Bu Susi
Next articleViral!! Ternyata Korban Salah Sasaran, Kasihan Pria Ini Tewas Dibakar Massa
loading...
Komentar Lewat Akun Facebook