Home Jokowi Pernyataan Victor Tak Ada yang Salah

Pernyataan Victor Tak Ada yang Salah

SHARE
Koordinator Wilayah Partai Nasdem DKI Jakarta Victor Laiskodat (tengah) didampingi Ketua DPP Bidang Hukum dan HAM Taufik Basari (kedua kiri), Sekretaris Partai Nasdem DKI Jakarta Wibi Adriano (kedua kanan), Ketua Fraksi Nasdem DPRD DKI Jakarta Bestari Barus (kanan) dan Anggota Majelis Tinggi Partai Rerie Moerdijat (kiri) memberikan keterangan kepada wartawan di Jakarta, Jumat (12/2). Partai Nasdem resmi mendukung Basuki Tjahja Purnama (Ahok) untuk maju pada Pemilihan Gubernur DKI Jakarta tahun 2017 mendatang. ANTARA FOTO/Prasetyo Utomo/foc/16.

Bruniq.com
Jakarta – Politikus Partai Nasdem Ahmad Sahroni mengatakan partainya tidak wajib memberikan sanksi atas pernyataan Ketua Fraksinya, Victor B Laiskodat (VBL), karena menurutnya pidato di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur itu merupakan bentuk perlindungan kepada Pancasila dan UUD 1945.

Sahroni, anggota DPR Komisi III, menegaskan tidak ada pernyataan provokatif dari Victor.

“Tidak ada yang salah dengan ucapan VBL. (Pernyataan Victor) Bukan Provokatif. Ini bagian dari menjaga negara tercinta Indonesia,” kata Ahmad Sahroni di Jakarta, Sabtu (5/8).

Oleh karena itu, menurutnya, tidak ada kewajiban bagi Partai NasDem untuk memberikan sanksi. Yang perlu dilakukan justru memberikan perlindungan konstitusional sebagai anggota DPR dalam rangka menjalankan tugas sebagaimana diperintahkan oleh Undang-Undang tentang MPR, DPR, DPD, dna DPRD (UU MD3).

Menurut Sahroni, berdasarkan pasal 20A ayat (3) UUD 1945 jo Pasal 224 UU MD3, bahwa apa yang disampaikan oleh Victor dalam rangka melaksanakan kewajiban reses tidak dapat dikenakan sanksi apapun karena merupakan hak imunitas bersifat absolut.

Kecuali sebagaimana dimaksud dalam pasal 196 (4) UUMD3 pengecualian mengemukakan hasil rapat yang disepakati bersifat tertutup dan yang termasuk kategori rahasia negara meskipun makna teks rahasia negara masih bersifat kabur dan tidak imperatif dalam UU.

“Sehingga tidak ada kewajiban bagi Partai NasDem untuk memberikan sanksi, justru memberikan perlindungan konstitusional sebagai anggota DPR RI dalam rangka menjalankan tugas sebagaimana diperintahkan UU MD3,” kata Sahroni.

Dalam pidatonya yang menghebohkan itu, VBL menyebut sejumlah partai politik yang terindikasi mendukung ormas radikal.

SOURCEBeritaSatu
SHARE
Loading...
Previous articleMantabkan Dukungan Untuk Jokowi, Eks Anak Buah SBY Bacakan Deklarasi Ajukan Jokowi Capres
Next articlePolitikus PDIP Dilaporkan ke MKD oleh Istrinya
loading...
Komentar Lewat Akun Facebook